Ramadan 2019

Ucapan Selamat puasa Ramadhan Romantis, Cocok Kirim ke Kekasih & Sahabat, Ada Bahasa Korea Juga!

Ucapan Selamat puasa Ramadhan Romantis, Cocok Kirim ke Kekasih & Sahabat, Ada Bahasa Korea Juga!

Ucapan Selamat puasa Ramadhan Romantis, Cocok Kirim ke Kekasih & Sahabat, Ada Bahasa Korea Juga! 

Jika kalian kids zaman now, generasi milenial yang mungkin ingin mengucapkan selamat berpuasa secara gaul, penuh gaya dan kekinian, atau mungkin bosan tiap tahun memakai Bahasa Indonesia dan Arab terus, bisa melakukannya dalam berbagai bahasa asing ini, dikutip dari berbagai sumber.

1. Dalam Bahasa Belanda

Gelukkig vieren Ramadan. Artinya : selamat merayakan Ramadhan.

2. Dalam Bahasa Italia

Buon Ramadan Celebrando
Se tutti sono NODA mese, allora il Ramadan è candeggina
Chiedo scusa per DI NASCITA e interiore pellegrinaggio DIGIUNO FELICE 
Artinya : Jika seluruh bulan adalah noda maka Ramadhan adalah pemutih, mohon maaf lahir dan batin, selamat menunaikan ibadah puasa.

3. Dalam Bahasa Jerman

Entschuldigen und ungesehen überlebt Ramadan
Artinya: mohon maaf lahir dan batin selamat Ramadhan

Herzlichen glückwunsch vollbringen worship fasten
mögen wir immer gesegnet diesem gesegneten monat
Artinya: Selamat menunaikan ibadah puasa Semoga kita selalu diberkahi di bulan yang penuh berkat ini

4. Dalam Bahasa Korea

예배 금식을 달성 축하 (dibaca: yebae geumsig-eul dalseong chugha)

Artinya : Selamat menunaikan ibadah puasa

작년 RAMADHAN보다 희망이 RAMADHAN 번 더 (dibaca: jagnyeon RAMADHANboda huimang-i RAMADHAN beon deo)

Artinya : Semoga RAMADHAN kali ini lebih baik dari RAMADHAN tahun lalu

5. Dalam Bahasa Perancis

Félicitations accomplir le jeûne de culte

Artinya : Selamat menunaikan ibadah puasa

Excuses en ce mois sacré du Ramadan

Artinya : mohon maaf di bulan Ramadan suci ini

Félicitations bienvenue jeûne du Ramadan des musulmans

Artinya: selamat datang Ramadan selamat berpuasa umat Islam

6. Dalam Bahasa Portugis

Um ano não se sente, o Ramadã voltou kengunjungi nós, espero que através do e feito Faz bondade neste mês sagrado, o Ramadã Desculpe yaa Marhaban Nascimento e Interior.

Artinya: Satu tahun tidak terasa, Ramadhan telah kembali mengunjungi kita, semoga yang dilalui dan dilakukan menjadikan kebaikan di bulan suci ini. Marhaban yaa Ramadhan mohon maaf lahir dan batin.

7. Dalam Bahasa Rusia

Грех, что мы сделали 11 месяцев просили извините, поздравления поздравления поста Рамадан (dibaca: Grekh, chto my sdelali 11 mesyatsev prosili izvinite, pozdravleniya pozdravleniya posta Ramadan)

Artinya: Dosa 11 bulan yang kita lakukan mohon dimaafkan, selamat berpuasa selamat Ramadhan.

8. Dalam Bahasa Spanyol

A su debido tiempo ha llegado a perdonar mi pecado sobrevivióRamadan 2018

Artinya: Bulan berkah telah tiba, saatnya memaafkan dosaku, selamat Ramadan 2018.

Bacaan Niat puasa Ramadhan 

Niat puasa Ramadhan harus sudah ada sebelum melaksanakannya.

Sesuai Hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah, dikatakan bahwa siapa saja yang tidak niat puasa Ramadhan pada malam hari sebelum fajar maka tidak ada puasa baginya.

Namun demikian, niat puasa Ramadan yang dimaksud bukanlah yang dilafazkan melainkan yang ada di dalam hati.

Melafadzkan atau mengucapkan niat hanyalah untuk menjaga agar kita tidak was-was.

Dilansir dari NU.or.id, niat dalam ibadah, harus memenuhi beberapa kriteria yang disesuaikan dengan ibadah yang akan dikerjakan.

Untuk niat puasa, ada dua kriteria yang harus dipenuhi. Pertama, bermaksud mengerjakan puasa, yang masuk kategori; qosdul fi’li.

Kedua menyatakan puasa apa yang akan dikerjakan, misalnya puasa Ramadhan, puasa kaffarah, puasa nadzar dan lain sebagainya.

Dimana hal ini masuk ketegori ; Atta’yin. Adapun yang menyempurnakan adalah menegaskan fardhu atau sunnahnya puasa yang akan dikerjakan, yang masuk dalam ketegori ; Atta’arrudl.

Lantas, menegaskan bahwa puasa yang akan dikerjakannya itu semata-mata karena Allah SWT.

Berikut niat Puasa Ramadan:

Sehingga bacaan yang tepat dan sempurna adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

“Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulanRamadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala.”

Yang perlu diingat, kekeliruan dalam melafalkan niat tak berpengaruh pada keabsahan puasa, selama terbesit dalam hati untuk berpuasa.

Seperti dikatakan, niat berhubungan dengan getaran batin.

Sehingga ucapan lisan hanya bersifat sekunder belaka.

Tapi kekeliruan akan menimbulkan rasa janggal, terutama di mata para ahli gramatika Arab. Wallahu a'lam.

Doa Berbuka Puasa

Dilansir dari Zakat.or.id, waktu berbuka puasa ditandakan dengan kumandang adzan magrib.

Walaupun setiap daerah memiliki waktu berbuka yang berbeda-beda, bukan berarti niat doa buka puasa kita berbeda dengan lainnya.

Ini karena puasa kita adalah ibadah wajib kita selama bulanRamadhan.

Berikut doa berbuka puasa:

Lafadz Pertama,

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin

Artinya: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih,"

Lafadz Kedua

Selain doa buka puasa di atas, ada satu pendapat lainnya tentang doa buka puasa yang berasal dari hadis Rasulullah SAW yaitu sebagai berikut,

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ

Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.

Artinya: Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki.” (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud: 2/306, no. 2357 dan selainnya; lihat Shahih al-Jami’: 4/209, no. 4678)

Kedua doa diatas telah diajarkan turun temurun dari Ulama ke Ulama yang dipercaya oleh umat. Seperti dalam artinya, karena Allah Ta’ala.

Itulah mengapa sebelum berpuasa kita harus mengetahui doa puasa Ramadhan nya terlebih dahulu baik itu doa niat puasa dan juga doa berbuka puasanya.

Semoga jawaban ini dapat membantu untuk memperlancar puasa kita selama bulan Ramadhan.

Sidang Isbat

Pemerintah melalui Kementerian Agama akan kembali menggelar Sidang Isbat penetapan awal Ramadhan 1440 Hijriah.

Sesuai jadwal, Sidang Isbat penetapan awal Ramadhan 1440 Hijriah akan digelar Minggu, 5 Mei 2019 di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Sidang Isbat akan dihadiri oleh Duta Besar negara-negara sahabat, Komisi VIII DPR, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Selain itu, Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama; dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama juga akan turut hadir dalam sidang penetapan 1 Ramadhan 1440H ini.

Proses sidang akan dimulai pukul 16.00 WIB, diawali dengan pemaparan dari Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama tentang posisi hilal menjelang awal Ramadan 1440H.

Adapun proses sidang, dijadwalkan berlangsung usai salat Magrib setelah ada laporan hasil rukyatul hilal dari lokasi pemantauan.

Sidang tersebut merupakan sidang tertutup, dan hasilnya akan dimusyawarahkan untuk diambil keputusan penentuan awalRamadhan 1440H.

Pihak terkait akan mengumumkan hasilnya secara terbuka dalam konferensi pers setelah sidang.

Kementrian Agama juga akan menurunkan sejumlah pemantau hilal di seluruh provinsi di Indonesia.

Petugas pemantau hilal berasan dari Kanwil Kementrian Agama dan Kemengag kabupaten atau kota yang bekerjasama dengan Pengadilan Agama, Ormas Islam, dan Instansi terkait setempat. (*)

Artikel ini juga tayang di BanjarmasinPost.com dan TribunPontianak.co.id

Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved