Ramadhan 2019

Pengamatan Hilal 1 Ramadhan 1440 H di Kupang, Persentase Keterlihatan Kecil

Dalam proses pengamatan bulan atau rukyatul hilal penentuan awal Ramadhan 1440 hijriah di Masjid Nurul Hidayah Kelapa Lima Ko

Pengamatan Hilal 1 Ramadhan 1440 H di Kupang, Persentase Keterlihatan Kecil
POS-KUPANG.COM/ RYAN NONG
SUASANA PENGAMATAN HILAL DI PANTAI KELAPA LIMA KUPANG 

Pengamatan Hilal 1 Ramadhan 1440 H di Kupang, Persentase Keterlihatan Kecil

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Persentase Keterlihatan bulan (fraksi iluminasi) dari Kupang terbilang kecil. Dalam proses pengamatan bulan atau rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadhan 1440 hijriah yang dilaksanakan di Masjid Nurul Hidayah Kelapa Lima Kota Kupang pada Minggu (5/5/2019) sore, fraksi illuminasi hanya 0,28 %.

 
Kasie Data dan Informasi BMKG Sholahudin Noorfalah kepada POS-KUPANG.COM di lokasi Rukyatul Hilal mengungkapkan dari titik pengamatan ada kemungkinan bulan baru teramati. Namun demikian prosentasenya agak kecil.

“Kemungkinan teramati ada, hanya saja kita terkendala awan, penguapan di sekitar ufuk dan juga keterlihatannya itu 0,29%. Itu agak kecil,” ujar Sholahudin.

Ini Persiapan Seorang Muslim Menghadapi Ramadhan 1440 H / 2019 M

Potensi keterlihatan bulan (fraksi iluminasi) dijelaskannya, merujuk pada cahaya bulan yang terlihat pada saat matahari tenggelam.

Ia menjelaskan, di Kupang, waktu tenggelamnya matahari terjadi pada pukul 17.33 Wita. Sedangkan waktu tenggelamnya bulan terjadi pada pukul 17.59 Wita. Sehingga ada waktu selama 25 menit dan 30 detik untuk mengamati hilal.

“Pada saat matahari sudah tenggelam kita mulai melihat, dan jika kondisinya memungkinkan maka kita akan melihat hilal,” katanya.

Pengamatan Hilal 1 Ramadhan 1440 H Juga Dilakukan di Kupang, NTT

Ia melanjutkan, pada saat matahari tenggelam posisi ketinggian bulan berada pada 5° 13 menit. Dan untuk perhitungan dengan metode hisab, maka pada ketinggian tersebut sudah dapat dikategorikan sebagai bulan baru.

“Secara perhitungan hilal menggunakan metode  hisab, kalau 5° itu sudah masuk,” paparnya.

Ia melanjutkan, walaupun di Kupang tidak terlihat maka akan dilaporkan kepada sidang isbat di Jakarta pada Minggu malam.

“Di sini kemungkinan terlihat ada, namun kita belum bisa melihat, umpanya tidak bisa maka akan menunggu dari tempat lain. Kalau salah satu tempat saja melihat makan bisa digunakan untuk menentukan 1 hilal dalam sidang Isbat,” tambahnya.

Kemenag Akan Menggelar Isbat Awal Ramadan Tahun Ini Pada 5 Mei, Intip Lokasi Rukyatul Hilal

Pantauan POS-KUPANG.COM di lokasi, tim BMKG Kupang melakukan pemantauan menggunakan teleskop warna putih yang dikoneksikan dengan berbagai peralatan untuk menganalisa seperti laptop.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT Sarman Marselinus, Kepala Pembimbing Syariah Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT Mohammad Moa, Kasie Data dan Informasi BMKG Sholahudin Noorfalah, Kepala Pengadilan Agama Kupang Drs H. Bisman, Kepala Pengadilan Tinggi Agama NTT serta para jemaah. (*)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved