BREAKING NEWS : Dua Perekrut TKI Ilegal Diamankan di Bandara El Tari Kupang

Dua pria perekrut tenaga kerja ilegal diamankan Satgaspam dan Satgasnaker Bandara El Tari Kupang, Minggu

BREAKING NEWS : Dua Perekrut TKI Ilegal Diamankan di Bandara El Tari Kupang
SATGASPAM BANDARA EL TARI KUPANG.
Perekrut TKW Ilegal Filmon Sofyan Tlonaen dan Arituan Sonbai di Pos Satgasnaker Bandara El Tari Kupang, Minggu (5/5/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dua pria diduga sebagai perekrut tenaga kerja ilegal diamankan Satgaspam dan Satgasnaker Bandara El Tari Kupang, Minggu (5/5/2019).

Dua pria tersebut ialah Filmon Sofyan Tlonaen dari Maulafa Kota Kupang dan Arituan Sonbai dari Polen Timor Tengah Selatan (TTS).

Filmon dan Arituan berhasil meloloskan dua calon Tenaga Kerja Wanita di bawah umur, warga Kelurahan Alak, Kota Kupang, Dewantri Yunita Moris dan Eka Santi Lamen

Keduanya diberangkatkan oleh Filmon dan Arituan pada 14 April 2019 menggunakan pesawat Lion Air JT 0691, transit di Batam.

Filmon dan Arituan bekerja sama dengan dengan seorang wanita bernama Rina Tumagor agen yang beralamat di Perumnas Kota Kupang dan Pak Toyo di Batam yang mengurus keberangkatan Yunita dan Dewantri dari Batam ke Malaysia.

Filmon mendapat fee dari senilai Rp 7.000.000 dari Rina Tumanggor sedangkan Arituan mendapat Rp. 500.000 dari Pak Toyo.

Usia 20 Tahun- Pembalap Yamaha Fabio Quartararo Cetak Rekor Pembalap MotoGP Termuda

Aksi Filmon dan Arituan tersebut terkuak saat keluarga menghubungi Yunita. Keluarga panik mendengar bahwa Yunita sudah berada di Malaysia. Keluarga pun mendesak Yunita memberikan nomor telpon perekrut. Yunita lalu mengirim nomor telepon Filmon.

Persija Jakarta Kehilangan Lima Pemain Jelang vs Bali United

Sekitar dua minggu kemudian, Filmon berhasil dihubungi oleh keluarga Yunita. Keluarga menyamar hendak menjadi TKW ilegal. Keluarga dan Filmon sepakat bertemu di Kompleks LP Penfui hari ini, Minggu (5/5/2019), sekitar pukul 09.00 Wita.

Di Kompleks LP itulah belasan keluarga Yunita termasuk ibu Yunita, Halima Moris didampingi suami mencekal Filmon dan Arituan lalu menyerahkan kepada Satgasnaker dan Satgaspam Bandara El Tari Kupang.

Volkes Nanis SH, MH, Satgaspam Bandara El Tari Kupang, kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (5/5/2019) mengatakan, saat dimintai keterangan Filmon sempat berkelit.

"Setelah kami desak akhirnya dua-duanya mengaku. Namun keduanya tidak tau Yunita dan Dewantri akan bekerja sebagai apa di Malaysia," ungkap Volkes.

Lanjut Volkes, setelah dimintai keterangan, Filmon dan Arituan dibawa ke Polda NTT untuk diperiksa lebih lanjut. (*)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved