Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Kabar duka disampaikan Ustadz Yusuf Mansur, Kirim Al Fatihah

Ikut berduka dan mendoakan. Jumlah anggota yg wafat, sudah 409 orang. Yaa Allah. Semoga semuanya yang wafat, husnul khatimah dan diampuni Allah

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Kabar duka disampaikan Ustadz Yusuf Mansur, Kirim Al Fatihah
Tribunnews/JEPRIMA
Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Kabar duka disampaikan Ustadz Yusuf Mansur, Kirim Al Fatihah 

POS-KUPANG.COM - Kabar duka disampaikan Ustadz Yusuf Mansur, Kirim Al Fatihah.

Jumlah penyelenggara pemilu ad hoc meninggal dunia bertambah menjadi 412 orang.

Selain itu, sebanyak 3.658 lainnya dilaporkan sakit. Angka ini mengacu pada data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jumat (3/5/2019).

"Jumlah penyelenggara pemilu wafat 412, sakit 3.658. Total 4.070 tertimpa musibah," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPU RI Arif Rahman Hakim saat dikonfirmasi, Jumat, seperti dikutip dari Kompas.com.

Saat Bertugas Penyelenggara yang dimaksud meliputi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Dibandingkan data KPU Kamis (2/5/2019), jumlah penyelenggara pemilu meninggal bertambah sebanyak 30 orang.

Sedangkan yang sakit bertambah jadi 466 orang.

Baik penyelenggara pemilu yang meninggal maupun sakit sebagian besar disebabkan karena kelelahan dan kecelakaan.

KPU bakal memberikan santunan bagi penyelenggara pemilu yang meninggal dunia dan sakit.

Rencana tersebut telah disetujui oleh Kementerian Keuangan.

Ketua MUI NTT : Pelaksanaan Pemilu 2019 di NTT Sangat Transparan

Follow Akun Instagram Lisa BLACKPINK, Unggahan Justin Bieber Bikin BLINK Histeris!

Tes Kepribadian: Kartu Tarot yang Kamu Pilih Ungkap Alasan Kenapa Kamu Masih Jomblo Sampai Sekarang

Halaman
1234
Penulis: Bebet I Hidayat
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved