APPLIKASI Gelar Aksi Damai ke KPU dan Bawaslu NTT, Simak Pernyataannya

Aliansi Pemuda Peduli Demokrasi (Applikasi) menggelar aksi damai ke KPU NTT dan Bawaslu NTT.

APPLIKASI Gelar Aksi Damai ke KPU dan Bawaslu NTT, Simak Pernyataannya
POS-KUPANG.COM/Ambuga Lamawuran
Juru bicara KPU NTT, Yosafat Koli, sewaktu memberikan keterangan di ruang kerjanya, Selasa (26/3/2019). 

APPLIKASI Gelar Aksi Damai ke KPU dan Bawaslu NTT, Simak Pernyataannya!

POS-KUPANG.COM|KUPANG -- Aliansi Pemuda Peduli Demokrasi (Applikasi) menggelar aksi damai ke KPU NTT dan Bawaslu NTT.

Aksi ini sebagai bentuk dukungan terhadap KPU dan Bawaslu NTT yang menyelenggarakan Pemilu 2019.
Aksi damai ini berlangsung pada Jumat (3/5/2019).

Masa aksi mendatangi Kantor KPU NTT di Jalan Polisi Militer lebih dahulu untuk menyampaikan sikap APPLIKASI dalam Pemilu 2019, kemudian berjalan ke Bawaslu NTT di Jalan El Tari.

Aksi damai ini dipimpin Koordinator Aksi, Yanto Snae. Saat aksi, mereka membawa sejumlah karton yang bertuliskan pernyataan dukungan terhadap KPU dan Bawaslu NTT.

Pleno di KPU Malaka dan Belu Masih BerlangsunG

Penjabat Sekda Lembata Beri Deadline Satu Minggu Kepada Semua Pimpinan OPD

Caleg di Malaka Mengaku Tidak Menemukan Kecurangan Dalam Rekapitulasi

Di KPU NTT mereka diterima Jubir ,Yosafat Koli dan di Bawaslu NTT oleh Ketua Bawaslu, Thomas Djawa.

Yanto Snae selaku kordinator mengatakan, menyikapi dinamika setelah Pemilu 2019 tentang pertentangan-pertentangan yang dilakukan oknum maupun kelompok serta mengintervensi kinerja KPU dan Bawaslu, karena itu APPLIKASI menyatakan mendukung KPU dan Bawaslu untuk menyelesaikan tugas perhitungan suara secara transparan dan tanpa intervensi.

"Menolak dan menentang segala intimidasi kepada KPU dan Bawaslu sebagai pihak yang menyelenggarakan Pemilu," kata Yanto.

Dikatakan, APPLIKASI menyatakan, bahwa people power adalah upaya berbahaya dan cara untuk mendelegitimasi KPU dan Pemilu 2019 yang sudah berjalan luber dan jurdil.

"Kami menghimbau dan mendorong masyarakat untuk bersabar menunggu hasil pemilu 2019 oleh KPU sebegai penyelengara," katanya

Dikatakan,APPLIKASI adalah pemuda NTT yang peduli pemilu yang damai, bersih,jujur, dan adil.

"Kami terbentuk atas kesedaaran kolektif bahwa pemuda harus bersikap untuk mendukung KPU dan Bawaslu untuk melakukan tugas, serta menentang pihak atau kelompok yang meneriakan people power dan perpecahan di NKRI," ujarnya.

Rencana Penyerahan Desa Karang Indah, SBD Ke Sumba Barat Diundur, Begini Alasannya!

Jefri Riwu Kore Beberkan Alasan Pemberhentian Ratusan PTT

Yanto juga mengatakan, Indonesia adalah milik kita bersama, bukan milik pribadi atau kelompok manapun.

Jubir KPU NTT, Yosafat Koli memberi apresiasi kepada APPLIKASI yang memberi dukungan kepada KPU NTT.

Dikatakan, KPU akan tetap melaksanakan tugas sesuai aturan yang berlaku. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru )

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved