199 Mahasiswa Progdi Keperawatan Waingapu Siap Dampingi Keluarga di Kelurahan Temu

program Indonesia sehat dengan pedekatan keluarga yang telah ditetapkan 12 indikator utama sebagai penanda status kesehatan sebuah keluarga.

199 Mahasiswa Progdi Keperawatan Waingapu Siap Dampingi Keluarga di Kelurahan Temu
POS KUPANG/ROBERTUS ROPO
Tanda tangan MoU oleh Lurah Temu dan Wadir III Politeknik Kemenkes Kupang. 

Atasi Penyakit Tropis, 199 Mahasiswa Progdi Keperawatan Waingapu Siap Dampingi Keluarga di Kelurahan Temu

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU--Politeknik Negeri Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Kupang Progdi Keperawatan Waingapu bekerja sama dengan Pemerintah Kelurahan Temu melauching Program One Student One Family, Pendamping Keluarga Sehat Berbasis penyakit Tropis di Komunitas.

Launching program itu berlangsung di halaman Kampus Progdi Keperawatan Waingapu, Jumat (3/5/2019) sore.

Launching program itu ditandai dengan melepas lima ekor burung merpati oleh Kadis Kesehatan Kabupaten Sumba Timur Dr. Chrisnawan Try Haryantana bersama Ketua DPRD sumba Timur Drh.Palulu Pabundu Ndima, M.Si, Wadir III Poltekkes Kemenkes Kupang Wilhelmus Olin SF. M. Sc. Apt, Lurah Temu Umbu Martinus, SH, dan ketua Program Studi Keperawatan Waingapu Maria Kareri Hara, S.Kep.,Ns, M.Kes.

Hasil Juventus vs Torino 1-1, Ronaldo Selamatkan Si Nyonya Tua, Posisi Milan di Liga Italia Tergeser

Dalam kegiatan Launching program itu juga dilakukan penandatangan Memorandum of Understanding (Mou) antara Pemerintah Kelurahan Temu oleh Lurah Temu Umbu Martinus, SH dan Wadir III Poltekkes Kemenkes Kupang Wilhelmus Olin SF. M. Sc. Apt.

Ketua Program Studi Keperawatan Waingapu Maria Kareri Hara, S. Kep.,Ns, M.Kes kepada POS-KUPANG.COM mengatakan untuk mensukseskan program Indonesia sehat dengan pedekatan keluarga yang telah ditetapkan 12 indikator utama sebagai penanda status kesehatan sebuah keluarga.

Progdi Keperawatan Waingapu membentuk Kelurahan Temu di Kecamatan Kanatang sebagai desa binaan dengan nama program one student one familly pendamping keluarga sehat berbasis penyakit tropis di Komunitas. Kerja sama tersebut selama lima Tahun.

Maria juga menjelaskan, diluncurkannya program tersebut dalam rangka mendukung dengan mengimplementasikan program dari agenda ke-5 Nawa Cita yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia.

Waspada! Potensi Gelombang Tinggi di Perairan NTT Bagian Selatan Hingga Barat

BERITA TERPOPULER: Veronica Tan Terciduk, Lisa BLACKPINK dan Justin Bieber, Caleg DPR di Amarasi

Lima Orang Ditangkap dalam OTT KPK di Balikpapan, Satu Diantaranya Seorang Hakim

Dikatakan Maria, setelah program itu dilauchingkan sebanyak 199 mahasiswa dengan masing-masing siswa mendampingi 1 keluarga untuk keluarga yang tidak sehat maupun pra sehat di Kelurahan itu.

"Semua masalah kesehatan yang mereka temukan di keluarga itu nanti mereka implementasikan. Kami sebagai dosen tetap membimbing mereka jika mereka mendapatkan kendala,"kata Maria.

Maria juga mengatakan program yang diluncurkan ini juga selain membantu keluarga, juga bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa untuk mengimplementasikan apa yang mereka peroleh dari Kampus untuk diimplementasikan di masyarakat.

Halaman
1234
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved