Diberhentikan, PTT Pemkot Kupang Sampai Minta Presiden Jokowi Turun Tangan

- Ratusan Pekerja Tidak Tetap (PTT) diberhentikan oleh Pemerintah Kota Kupang per 1 Mei 2019.

Diberhentikan, PTT Pemkot Kupang Sampai Minta Presiden Jokowi Turun Tangan
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Suasana wisuda UPG 45 NTT di Aula El Tari Kantor Gubernur NTT, Jumat (3/5/2019). 

Diberhentikan, PTT Pemkot Kupang Sampai Minta Presiden Jokowi Turun Tangan

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Ratusan Pekerja Tidak Tetap (PTT) diberhentikan oleh Pemerintah Kota Kupang per 1 Mei 2019.

Jumat (3/5/2019), para PTT tersebut mendatangi Kantor Walikota Kupang pertanyakan alasan Pemkot Kupang melakukan pemberhentian kerja.

Salah satu PTT, kepada POS-KUPANG.COM, mengatakan, dirinya sangat berharap presiden Jokowi bisa mendengar aspirasinya.

UPG 45 NTT Wisudakan 751 Orang

Tiku Eki Unggul Jauh di Fatumnasi

"Saya harap presiden bisa dengar suara saya ini, kami sudah bekerja dengan baik, tetapi kenapa kami diperlakukan begini," keluhnya.

Pasalnya, mereka tidak pernah diberi tahu atau direkomendasikan oleh OPD terkait kinerja kerja mereka.

"Ini aneh, kami selama ini kerja bagus, saya sudah belasan tahun kerja, tapi kenapa tiba-tiba diberhentikan, tanpa ada pemberitahuan sebelumnya," ungkapnya.

Pria bertubuh tinggi dengan ikat kepala tersebut sampai meneteskan air mata. "Saya tidak tau lagi bagaimana nasib anak istri saya, setelah saya kehilangan pekerjaan," ungkapnya.

Sementara itu puluhan PTT, tak bisa berbuat banyak, mereka hanya duduk lesu, di pelataran halaman Kantor Walikota Kupang.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Lamawuran
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved