Unggul di Situng KPU Suara Masuk 61,01 Persen, Jokowi-Maruf Banjir Karangan Bunga Ucapan Selamat

Unggul di Real Count Situng KPU Suara Masuk 61,01 Persen, Pasangan Jokowi-Maruf Banjir Karangan Bunga Ucapan Selamat

Unggul di Situng KPU Suara Masuk 61,01 Persen, Jokowi-Maruf Banjir Karangan Bunga Ucapan Selamat
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Karangan bunga ucapan selamat untuk pasangan Jokowi-Maruf Amin terpampang di sepanjang Jalan Letjen Suprapto tak jauh dari kediaman Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/5/2019) 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Pasangan Capres-Cawapres 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin masih unggul dari pasangan Capres-Cawapres 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Situng KPU pada Kamis (2/5/2019).

Hasil Situng suara masuk 61,01persen itu, pasangan Jokowi-Ma'ruf mendapatkan suara 56,07 persen, sedang pasangan Prabowo-Sandi mendapatkan 43,93 persen.

Data real count KPU ini mengacu pada angka sementara Sistem Informasi Penghitungan Suara ( Situng) milik Komisi Pemilihan Umum ( KPU).

Sementara ini, Jokowi-Ma'ruf unggul di sejumlah provinsi, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Utara, hingga Papua.

Sedangkan Prabowo-Sandi sementara ini unggul di Sumatra Barat, Jambi, Aceh, Jawa Barat, Banten, hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).

Beredar Foto Lawas Jokowi dan Gus Dur Tak Hanya Ngobrol Jokowi Juga Lakukan Hal Tak Terduga Ini

Tuding Provinsi yang Menangkan Prabowo sebagai Daerah Garis Keras, Mahfud MD Minta Maaf?

Ribuan Buruh Sapa Prabowo Subianto Presiden

Ilustrasi pasangan capres-cawapres
Ilustrasi pasangan capres-cawapres (Kompas.com)

Ketua KPU Arief Budiman menegaskan, Situng dari real count KPU tidak digunakan untuk menetapkan hasil resmi pemilu.

Hasil pemilu yang akan ditetapkan berasal dari rekapitulasi berjenjang, dari tingkat kecamatan, berlanjut ke kabupaten, kemudian provinsi, hingga terakhir di tingkat nasional.

Situng, kata Arief, berfungsi sebagai transparansi KPU terhadap publik.

Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat.
Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat. (KOMPAS.com/Fitria Chusna Farisa)

"(Situng) ini menjadi alat bantu memberikan informasi dengan cepat. Bagian dari penyediaan informasi yang terbuka, transparan kepada publik. Toh nanti yang (rekapitulasi) manual itu yang dijadikan dasar (penetapan)," kata Arief di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2019).

Arief mengatakan, dalam proses input data dari scan formulir C1 ke Situng bisa saja terjadi kesalahan. Namun demikian, kesalahan tersebut masih bisa diperbaiki.

Halaman
1234
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved