Pesilat Putri Asal NTT, Jeni E Kause Juara di Belgia

Prestasi Membanggakan, Pesilat Putri Asal NTT, Jeni E Kause Juara di Belgia

Pesilat Putri Asal NTT, Jeni E Kause Juara di Belgia
ISTIMEWA
Jeni E. Kause 

Prestasi Membanggakan, Pesilat Putri Asal NTT, Jeni E Kause Juara di Belgia

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Prestasi membanggakan ditorehkan atlet asal NTT. Kali ini, pesilat putri binaan Dinas Pemuda dan Olahraga NTT di Pusat Pelatihan Daerah (PPLD) atas nama Jeni E Kause (19) menorehkan prestasi internasional dengan menyabet medali emas di Kejuaraan Dunia Belgia Open pada Minggu (28/4/2019) malam.

Jeni memperkuat skuat inti Kontingen Indonesia di Kujuaran Dunia Belgia Open dan dipanggil ke Pelatnas Pencak Silat di Jakarat pada tanggal 8 Maret 2019 lalu. Dia berhasil memperoleh medali emas di kelas C putri setelah mengalahkan pesilat putri asal Thailand.

AHY Merasa Senang dan Terhormat Diundang Presiden Jokowi ke Istana

Sekretaris IPSI Pengprov NTT, Dominggus D. Haga kepada wartawan, Senin (29/4/2019) mengaku sangat bangga dan mengapresiasi keberhasilan Jeni E. Kause. Baginya, Pesilat kelahiran Maumere, 18 Juni 1999 ini telah mengharumkan nama Bangsa Indonesia dan Provinsi NTT khususnya di level internasional.

Menurut Dominggus ini pertama kalinya ada atlet Pencak Silat asal NTT yang berhasil menyabet emas di kejuaraan bertaraf internasional.

AHY Temui Jokowi di Istana, Hinca: Jangan Khawatir, Demokrat tak Pernah Tinggalkan Koalisi

"Dengan berhasilnya Jeni sebagai juara 1 di Kejuaraan Dunia Belgia Open tentunya Kita turut bangga karena memang selama ini Pengprov IPSI sangat merindukan medali dari silat terutama dari luar seperti di ajang nasional dan internasional dan kiranya ini baru pertama kali," ungkapnya dengan nada bahagia.

Pengprov IPSI NTT berharap agar di masa mendatang Jeni E. Kause dapat menjadi contoh dan motivator bagi pesilat-pesilat muda di NTT untuk menjadi atlet yang berprestasi di semua level kompetisi. Dengan keberhasilan ini, dia berharap PB Pencak Silat memberi kesempatan bagi pesilat-pesilat asal NTT untuk menjadi skuat inti Pencak Silat di ajang Internasinal dan diberi kesempatan juga untuk mengikuti seleksi di Pelatnas.

"Kiranya kedepan dia bisa menjadi inspirasi buat teman-temannya, karena sebenarnya kita banyak bibit dan kami berharap agar PB bisa memberikan peluang-peluang bagi pesilat-pesilat NTT untuk ikut seleksi di Pelatns lagi sebab kita punya banyak atlet yang memiliki fisik yang baik tinggal di poles dan dilatih lagi dengan lebih baik," ungkapnya.

Jeni E. Kause yang dihubungi, Rabu (1/5/2019) mengungkapkan rasa syukurnya karena di awal pertandingan dirinya harus berhadapan dengan pesilat putri asal singapure yang merupakan mantan juara dunia. Pada akhirnya, dia berhasil tampil menjadi pemenang sehingga terus melaju ke babak final dan menjadi juara setelah mengalahkan pesilat putri asal Thailand.

"Di awal pertandingan Jeni harus berhadapan dengan Singapura, namanya Nurul Susila, mantan atlet juara dunia, hanya Jeni punya prinsip sudah jauh-jauh dari NTT, sudah korbankan waktu kuliah, banyak lah yang Jeni korbankan, jeni juga punya satu tujuan yaitu membahagiakan orang tua, NTT dan Indonesia jadi siapa pun dia, sehebat apapun dia, Jeni punya Tuhan Yesus yang hebat yang akan bantu Jeni. Itu yang buat Jeni kuat sampe final ketemu dengan Thailand," imbuhnya.

Dari data yang himpun, tim Pencak Silat Indonesia yang mengikuti kejuaraan dunia di Belgia Open pada tanggal 24 April - 1 Mei 2019 lalu berhasil mejadi juara I umum dengan 8 emas, 4 perak, dan 2 perunggu diikuti kontingen Singapura sebagai juara II umum dengan 5 emas, 4 perunggu, dan 5 perunggu. Malasia sebagai juara III umum dengan 5 emas, 2 perunggu, dan 3 perunggu. Thailand sebagai juara IV umum dengan 4 emas, 4 perunggu, dan 1 perunggu.

Jeni E. Kause adalah anak kedua dari empat bersaudara hasil perkawinan dari Dominggus Kause dan Maria Nona Sina. Orangtua dan keluarganya kini menetap di Napung Langir, RT/RW: 003/001, Desa Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved