Masuk Ke Ruangan Pleno KPU Ende Warga Diperiksa Ketat

Warga maupun undangan yang hendak mengikuti pelaksanaan pleno rekapitulasi hasil Pemilu 2019 menjalani pemeriksaan yang ketat

Masuk Ke Ruangan Pleno KPU Ende Warga Diperiksa Ketat
POS-KUPANG.COM/ ROMUALDUS PIUS
Peserta rapat pleno rekapitulasi suara pemilu 2019 di KPU Ende diperiksa aparat keamanan 

Masuk Ke Ruangan Pleno KPU Ende Warga Diperiksa Ketat

Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE- Warga maupun undangan yang hendak mengikuti pelaksanaan pleno rekapitulasi hasil Pemilu 2019 menjalani pemeriksaan yang ketat ketika hendak memasuki ruangan pleno, Aula Paroki Onekore, Ende, Kamis (2/4/2019).

AKP I Wayan Oka Deswanta selaku Kasubag Dalops Polres Ende yang ditemui di Aula Gedung Paroki Onekore mengatakan bahwa pelaksanaan pengamanan berlaku standar karena pihaknya tidak ingin terjadi sesuatu hal pada pelaksanaan pleno.

AKP Oka mengatakan bahwa semua undangan yang hendak masuk kedalam ruangan pleno tidak diperkenankan untuk membawa korek api dan juga senjata tajam maupun benda berbahaya lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan pelaksanaan pleno.

VIDEO: Frans Lebu Raya Mengaku Beri Arahan Begini Pada Kepala Dinas untuk NTT Fair

“Iya sejauh pantuan kami memang tidak ada yang membawa senjata tajam maupun benda berbaya lainnya namun hanya membawa korek api dan khusus untuk korek api diamankan sementara dan akan dikembalikan setelah yang bersangkutan hendak keluar ruangan,”kata AKP Oka.

Khsusus untuk korek api ujar AKP warga memang tidak dipernankan untuk membawa masuk kedalam ruangan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebakara dalam ruangan.

“Kotak suara terbuat dari bahan yang peka akan api maka untuk menghindar agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan maka korek api tidak diperkenankan dibawa masuk,”kata AKP Oka.

Bahkan untuk menghindari terjadinya kebakaran warga juga tidak dipernakan untuk merokok didalam ruangan.
“Bagi yang hendak merokok silahkan keluar dari ruangan biar yang bersangkutan merokok di luar ruangan,”kata AKP Oka.

Setelah Mantan Gubernur Frans Lebu Raya, Sekda NTT Ben Polo Maing Juga Penuhi Panggilan Kejati

Untuk mengamankan pelaksanaan pleno Polres Ende mengerahkan 171 orang personil serta ditambah dengan anggota Brimob Ende juga Kodim 1602 Ende.

Disaksikan Pos Kupang warga yang hendak masuk kedalam aula harus terlebih dahulu menjalani pemeriksaan menggunakan metal detektor di pintu masuk. Warga yang kedapatan membawa korek api diminta untuk membawa kedalam ruangan dan diamankan di pintu masuk.(*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved