KPU Flotim Akui Difabel dan Orang Sakit Tak Dilayani Coblos  

Setelah pengaduan 16 orang penyandang difabel dari Panti Asuhan Adimister Dulionan di Kecamatan Ile Mandiri, Kabupaten Flores Timur (Flot

KPU Flotim Akui Difabel dan Orang Sakit Tak Dilayani Coblos  
POS-KUPANG.COM/ EUGENIUS MOA
ketua KPU Flotim, Kornelis Abon 

Laporan  wartawan  pos-kupang.com, eginius mo’a

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA---Setelah pengaduan 16  orang penyandang difabel   dari  Panti Asuhan  Adimister  Dulionan di Kecamatan  Ile Mandiri,  Kabupaten    Flores  Timur  (Flotm),  Pulau  Flores, Propinsi NTT,  tidak  dilayani  memberikan suara   dalam Pemilu 17 April  2019, Komisi  Pemilu Flotim  mengakui    beberapa pemilih sakit di  rumah juga  tidak dilayani oleh  Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara  (KPPS).

“Selain difabel,  ada juga   orang sakit di rumah-rumah tidak dapat  dilayani oleh KPPS,   karena  pada pukul 12.00  Wita  sampai  pukul  13.00  Wita, KPPS  masih melayani  pemilih yang datang ke TPS,” kata  Ketua KPU Flotim,Kornelis  Abon, kepada   POS-KUPANG.COM, Kamis  (2/5/2019).

Begini Kondisi Gedung NTT Fair Kota Kupang

Penjelasan Kornelis disampaikanya menanggapi  pengaduan  Direktur Yayasan Panca Duo  Panti  Asuhan Adimister  Dulionan, Arnoldus Dominikus Duli Uran,  kepada Bawaslu  Flotim melaporkan  tidak dilayaninya  16  pemilih difabel memberikan suara.

Kornelis  mengakui belum memperoleh pemberitahuan  dari  Bawaslu Flotim  terkait pengaduan yang  dilakukan Yayasan  Panca  Duo  Panti Asuhan  Adimister.  *)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved