Kamis, 9 April 2026

Gubernur NTT : Humas Harus Paham Teknologi Informasi

orang yang bekerja dibagian Hubungan Masyarakat (Humas) pada pemerintahan harus paham dan menguasai teknologi informasi.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, saat memberikan arahan di Aula Setda Nagekeo, Rabu (1/5/2019). 

Gubernur NTT : Humas Harus Paham Teknologi Informasi

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, menegaskan, orang yang bekerja dibagian Hubungan Masyarakat (Humas) pada pemerintahan harus paham dan menguasai teknologi informasi.

Sebab, Humasnya pemerintah menjadi corong informasi dan menjadi, mata, telinga dan mulut
pemerintah. Maka dibagian Humas harus orang-orang punya kapasitas dan paham tentang teknologi informasi.

Jika tidak sama saja, segala bentuk informas yang baik tentang kinerja pemerintah akan hilang begitu saja. Harus dinarasikan dengan dan disebarluaskan. Sehingga banyak yang mengetahui apa yang sedang dilakukan oleh pemerintah.

"Pemerintah harus menempatkan humas yang baik. Paham teknologi informasi. Karena humas adalah biji mata telinga dan mulut dari pada organisasi kita. Harus paham tentang teknologi informasi. Dia punya teman-teman yang luar biasa dia punya grup apapun itu di tangannya seluruh di
ceritakan," ujar Gubenur Viktor di Aula Setda Nagekeo, Rabu (1/5/2019).

Unggul di Situng KPU Suara Masuk 61,01 Persen, Jokowi-Maruf Banjir Karangan Bunga Ucapan Selamat

Dua Laga Alami Perubahan, Intip YUKJadwal Terbaru Leg ke-2 Babak 8 Besar Piala Indonesia

Ia mengungkapkan bagian Humas harus mampu membuat narasi yang bagus tentang segala kegiatan pemerintah. Sehingga orang diluar sana mengenal tentang apa yang sedang dilakukan. Sehingga bisa juga menangkal segala hal yang buruk.

"Ceritanya macam apa harus mampu dibuat narasi terbaik. Saya selalu bilang mengangkat pejabat itu susah, tapi memberhentikan pejabat paling gampang," ujarnya.

Harus Berpikir Out Of The Box

Ia mengatakan harus berpikir out of the box. Seorang pemimpin harus berani menyelesaikan tantangan. Harus visioner dan tidak pantang menyerah. Seorang pemimpin itu harus menyelesaikan tantangan.

"Kita harus mulai membangun secara luar biasa. Paling berat di provinsi ini bukan masalah apa, tapi hatinya. Orang bikin program tapi hatinya mati, itu sama saja," ujarnya.

Ia mengatakan etos dan semangat kerja harus ditanam mulai saat ini. Semua ambil bagian dan ubah cara kerja lama yang tidak ada kemajuan. Harus berani dan percaya diri.

Ia juga menegaskan membangun NTT tidak cukup dengan rapat-rapat yang tidak jelas. Rapat singkat tapi hasilnya harus jelas. Jangan habiskan waktu itu hanya untuk rapat saja. Yang kerjanya hanya rapat itu dipastikan orang bodoh karena solusinya tidak ada atau hasilnya tidak ada.

"Menurut saya kita bangun sebuah cara berpikir baru di Nusa Tenggara Timur kita jangan kerja biasa. Ini kesempatan kita buat sejarah-sejarah peradaban membangun Indonesia bahwa provinsi NTT termiskin, kabupaten termiskin. Masa kita kalah sama Bupati Banyuwangi, sekarang mereka menjadi kabupaten hebat masa kita kalah. Kita harus bisa, sekarang hebat dan ini dalam perjalanan kesana NTT bangkit dan NTT sejahtera," tegas Viktor.

Ia mengharapkan agar Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo dapat membawa perubahan bagi masyarakat Nagekeo dan Nagekeo bisa berubah sesuai dengan tagline NTT bangkit dan NTT sejahtera.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved