Begini Kisah Kasus Pemetik Buah asal Indonesia Sehingga Mengubah Aturan di Australia

Begini Kisah Kasus Pemetik Buah asal Indonesia Sehingga Mengubah Aturan di Australia

Begini Kisah Kasus Pemetik Buah asal Indonesia Sehingga Mengubah Aturan di Australia
KOMPAS.com/Facebook/Dan Andrews
Rizky Oktaviana dulunya bekerja sebagai pemetik buah di Australia dan menerima upah rendah. 

Tahun 2018, ada sekitar 1400 pekerja Australia yang bekerja di berbagai pertanian di Australia, dan 214 orang diantaranya bekerja di Tasmania.

"Warga Timor Leste adalah cerita sukses di Tasmania." kata Lucy Rodgers dari Kedutaan Timor Leste di Canberra.

"Pertanian berri menyediakan lapangan kerja berimbang bagi pria dan wanita, dengan kebanyakan pertanian rationya 50:50 sehingga ini bagus bagi kesetaraan gender dan membuka kesempatan bagi pekerja perempuan asal Timor."

Salah satu pertanian itu adalah Burlington Berries di Cressy, yang mempekerjakan pemetik dari 35 negara dan tahun lalu baru mulai mendatangkan pekerja dari Timor Leste.

Beri segar yang dipetik oleh pekerja asal Timor Leste di pertanian Tasmania (ABC Rural: Laurissa Smith)
Beri segar yang dipetik oleh pekerja asal Timor Leste di pertanian Tasmania (ABC Rural: Laurissa Smith) 

Bekerjasama dengan baik

Libby Sutherland dari Burlington Berries berkunjung sendiri ke Dili untuk mencari 20 pekerja yang diperuntukkan bagi pertanian tersebut di musim pertama program pekerja musiman tersebut.

"Kami sangat puas dengan para pekerja ini." kata Sutherland.

"Mereka bisa dipercaya, mereka bisa diandalkan dan bisa bekerja dengan baik dengan pekerja Australia lainnya."

"Mereka bisa bekerja sama dengan baik, dan kami tahu bahwa mereka akan kembali lagi tahun depan melakukan hal yang sama, hal yang merupakan bonus besar baik bagi kami maupun bagi mereka."

Salah seorang pekerja itu adalah Surayah Khan, yang juga adalah guru sekolah menengah di Dili, dan di Burlington menjadi pimpinan pekerja dimana mereka memetik stroberi dan raspberi.

Halaman
1234
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved