Begini Kisah Kasus Pemetik Buah asal Indonesia Sehingga Mengubah Aturan di Australia

Begini Kisah Kasus Pemetik Buah asal Indonesia Sehingga Mengubah Aturan di Australia

Begini Kisah Kasus Pemetik Buah asal Indonesia Sehingga Mengubah Aturan di Australia
KOMPAS.com/Facebook/Dan Andrews
Rizky Oktaviana dulunya bekerja sebagai pemetik buah di Australia dan menerima upah rendah. 

Menteri Utama Victoria Daniel Andrews mengangkat kasus Rizky ini dalam akun Facebook-nya pada Kamis (2/5/2019).

"Rizky Oktaviana datang ke Victoria untuk mencari penghidupan yang lebih baik," tulis Andrews.

"Namun Rizky justru mendapat perlakuan buruk karena posisinya yang lemah," lanjutnya.

Oleh karena itu sejak Senin (29/4/2019), seluruh penyedia tenaga kerja di bidang pertanian harus memiliki lisensi.

Pekerja Timor Leste Semakin Banyak Jadi Pemetik Buah di Tasmania

Sementara itu, dikutip dari ABC.net.au, semakin banyak pekerja asal Timor Leste yang membantu panenan buah beri di Tasmania (Australia) dengan tahun ini 214 orang sekarang bekerja di 4 pertanian di sana.

Jumlah pekerja pemetik buah Timor Leste di Tasmania semakin banyak.
Jumlah pekerja pemetik buah Timor Leste di Tasmania semakin banyak. ((ABC Rural: Laurissa Smith))

Nilai industri beri di Tasmania, pulau terbesar yang terpisah dari benua Australia saat ini adalah sekitar $AUD 80 juta (sekitar Rp 800 miliar) setiap tahunnya.

Oleh karenanya setiap musim panenan diperlukan pekerja untuk memnbantu, dan para pekerja di Tasmania tidak mencukupi untuk melakukan hal tersebut.

Timor Leste adalah salah satu negara yang ikut dalam program Pekerja Musiman Australia (SWP), program dimana para pekerja dari terutama kawasan Pasifik datang ke Australia di masa panen buah.

Para pekerja biasanya datang dengan kontrak selama enam bulan sehingga para pekerja asing ini bisa mendapatkan penghasilan sehingga bisa mengirim uang ke negara masing-masing.

Halaman
1234
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved