Pemilu 2019

Tak Puas Hasil Pleno, Partai Berkarya Adukan PPK Loli ke Bawaslu Sumba Barat

Akibat Tak Puas Hasil Pleno, Partai Berkarya Adukan PPK Loli ke Bawaslu Sumba Barat

Tak Puas Hasil Pleno, Partai Berkarya Adukan PPK Loli ke Bawaslu Sumba Barat
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Sumba Barat, Bulu Awang bersama dua staf saat melapor di kantor Bawaslu Sumna Barat, Rabu (1/5/2019). Kedatangannya diterima komisioner Bawaslu Sumba Barat, Papi B.Ndjurumana, STh 

Akibat Tak Puas Hasil Pleno, Partai Berkarya Adukan PPK Loli ke Bawaslu Sumba Barat

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK -- Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Sumba Barat, Bulu Awang mengadukan panitia pemilihan kecamatan (PPK) Loli, Kabupaten Sumba Barat ke Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Sumba Barat, Selasa (30/4/2019).

Pengaduan tersebut terjadi karena pada saat menggelar pleno perhitungan perolehan suara calon legislatif dan pilpres ditingkat PPK Loli tidak menggunakan C1 plano.

Prabowo: Kaya Hasil Kerja Keras Sendiri Tak Salah, Kaya karena Mencuri dari Rakyat Pengkhianat

Padahal terjadi perbedaan data C1 hologram sebagaimana dibacakan PPK berbeda dengan data yang dipegang para saksi partai politik yang hadir pada saat pleno ditingkat PPK itu. Saat itu, saksi partai politik meminta agar PPK membuka c1 plano tetapi tidak direspon.

Demikian isi surat keberatan Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Sumba Barat, Bulu Awang sebagaimana diperoleh POS-KUPANG.COM, Selasa (30/4/2019).

Prabowo Berjoget dan Berpantun Saat Peringatan Hari Buruh, Isinya Sindiran

Dalam surat keberatan itu, Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Sumba Barat, Bulu Awang, memberikan contoh kejadian di TPS IV Desa Dira Tanah, Kecamatan Loli, Sumba Barat dimana suara partai Berkarya sebagaimana dibacakan PPK saat pleno adalah nol. Padahal di C1 plano terdapat 9 suara.

Berkaca dari kejadian itu maka pihaknya keberatan hasil pleno PPK Loli tanpa membuka C1 plano yang dikuatirkan banyak terjadi perbedaan data perolehan suara sebagaimana dibacakan ppk dengan angka yang tertera pada C1 plano.

Menjadi pertanyaan, mengapa ppk kecamatan Loli tidak mau membuka C1 plano pada saat menggelar rapat pleno perhitungan perolehan suara calog legislatif dan pilpres sebagaimana dilakukan PPK lainnya di Kabupaten Sumba Barat. Padahal jelas terjadi perbedaan perolehan suara yang mestinya, PPK membuka c1 plano untuk mensandingkan datanya..

Anggota komisioner Bawaslu Kabupaten Sumba Barat, Papi B.Ndjrumana, STh, membenarkam telah menerima pengaduan dari partai Berkarya. Secara kelembagaan, Bawaslu Kabupaten Sumba Barat akan mengundang pihak pelapor, Kamis (2/5/2019) untuk dimintai keterangan seputar persoalan itu.

Selanjutnya akan meminta pula keterangan PPK untuk didengar keterangannya pula.. selanjutnya Bawaslu mempertemukan keduanya untuknmediasi agar persoalan itu secepatnya selesai. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved