Saksi PAN di Kecamatan Aesesa Keberatan Tandatangan Formulir Jenis Ini Usai Pleno

Dedi bersedia mengisi form DA-2 karena keberatan dengan beberapa persoalan dan dirinya keberatan dengan beberapa persoalan

Saksi PAN di Kecamatan Aesesa Keberatan Tandatangan Formulir Jenis Ini Usai Pleno
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Suasana kegiatan pleno PPK di Aesesa, Selasa (30/4/2019). 

Saksi PAN di Kecamatan Aesesa Keberatan Tandatangan Formulir Jenis Ini Usai Pleno

POS-KUPANG.COM | MBAY --Saksi Partai Amanat Nasional (PAN) untuk Kecamatan Aesesa, Dedi Ingga, tidak menandatangani formulir C1 Plano Desa dan D1 Plano Kecamatan dan beberapa jenis formulir lainnya saat pleno di PPK Aesesa.

Dedi bersedia mengisi form DA-2 karena keberatan dengan beberapa persoalan dan dirinya keberatan dengan beberapa persoalan saat pleno ditingkat PPK.

"Peroalan itu seperti yang terjadi di Kelurahan Danga TPS 06, masalah kelebihan satu surat suara untuk DPRD Kabupaten Kota. Sedangkan C7 atau daftar jumlahnya pas. Untuk Desa Teda Mude TPS 01 masalahnya surat suara untuk Presiden kurang satu suara sedangkan surat suara Kabupaten lebih satu. Kalau C7 sesuai," ujar Dedi, kepada POS KUPANG.COM di kantor Camat Aesesa, Selasa (30/4/2019) malam.

Petani Malaka Puas Hasil Panen Jagung Berlimpah

BREAKING NEWS : Pelajar SMP di Matim Ini Ditemukan Ibunya Gantung Diri di Pohon Asam

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Kabar Duka Datang dari Dinda Kanya Dewi

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Kabar Duka Datang dari Pesinetron Asmirandah

Lanjut Dedi, persoalan lainnya ada di Kelurahan Mbay II TPS 03 masalahnya surat suara DPRD Kabupaten lebih satu suara sedangkan DPD RI kurang satu suara.

Desa Nangadhero TPS 01 itu masalahnya pengguna hak pilih 211 tapi perolehan suaranya 212 khusus jenis suara Kabupaten.

"Panwas merekomendasikan untuk buka peti suara. Tapi PPK tidak mengindahkan," ujarnya.

Sementara Ketua PPK Aesesa, Frimus Djago, mengatakan, itu haknya dari saksi dan akan akan dibahas saat Pleno tingkat Kabupaten oleh KPU Nagekeo.

"Silakan saja itu haknya saksi. Nanti prosesnya di Kabupaten oleh KPU Nagekeo," ujarnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved