Jelang Bulan Puasa, Salimah NTT Beri Kelas Gizi Bagi Para Ibu

Bulan puasa bagi umat Islam sudah dekat. Perlu siasat cerdas bagi setiap ibu rumah tangga untuk mengatur konsumsi suami da

Jelang Bulan Puasa, Salimah NTT Beri Kelas Gizi Bagi Para Ibu
POS KUPANG.COMRicko Wawo/
Yualeny Valensia, staf pengajar jurusan gizi Poltekkes Kemenkes Kupang sedang melakukan demo masakan di hadapan sekitar 180 ibu di Aula Universitas Muhammadiyah Kupang, Rabu (1/5/2019) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM-KUPANG-Bulan puasa bagi umat Islam sudah dekat. Perlu siasat cerdas bagi setiap ibu rumah tangga untuk mengatur konsumsi suami dan anak-anak agar energi dan tenaga selama puasa tidak terkuras karena asupan gizi yang berkurang.

Sebabnya, masih belum banyak kaum ibu yang mempunyai pengetahuan dan wawasan memasai akan pentingnya menyediakan makanan sahur dan buka puasa yang lengkap kandungan gizinya.

Oleh karena itu, Pimpinan Wilayah Persaudaraan Muslimah (Salimah) NTT mengadakan kelas gizi sehat, demo masak dan bazar makanan di Aula Universitas Muhammadiyah Kupang, Kayu Putih, Kota Kupang, Rabu (1/5/2019).

Pelajar SMP di Manggarai Timur Bunuh Diri di Pohon Asam, Begini Penjelasan Orangtuanya

Yualeny Valensia, staf pengajar jurusan gizi Poltekkes Kemenkes Kupang, yang menjadi narasumber hari itu, mengungkapkan umat Islam yang berpuasa membutuhkan gizi yang seimbang sehingga menu yang disiapkan juga harus mencukupi.

Menurutnya, gizi seimbang itu harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, dan serat yang bersumber dari sayur-sayuran serta vitamin dan mineral. Pada saat sahur atau buka puasa, diharapkan dalam satu porsi makanan itu kandungan gizinya seimbang.

Begini Kabar Merapatnya Rene Mihelic ke Persib Bandung

Pasalnya, saat puasa, seseorang tidak makan selama 17-18 jam. Apabila kandungan gizinya sudah diatur maka energi akan tetap terjaga dan tak mengganggu aktivitas selama seharian.

Tujuan dari ketersediaan gizi yang seimbang, lanjut Yualeny adalah supaya proses pencernaan di dalam tubuh berlangsung normal dan perlahan-lahan. Dalam waktu beberapa jam, seseorang masih memiliki cadangan energi untuk berkativitas.

Kalau kandungan makanan yang dimakan hanya mengandung karbohidrat saja, tak ayal proses pencernaan berlangsung cepat. Inilah yang menyebabkan seseorang cepat lemas dan cepat merasa kantuk.

Pada kesempatan itu, diadakan bazar dan demo masakan dari bahan-bahan makanan yang sehari-hari ada di dapur. Dari bahan-bahan tersebut, masakan dibuat lebih beragam dan bernilai gizi tinggi.

Sementara itu, Ketua Salimah NTT, Wirda Kasim, jumlah peserta yang hadir pada acara itu bisa mencapai 180 orang ibu.

"Tahun ini kita fokuskan pada Sekolah Ibu Salimah Terpadu (SISTER)," ungkapnya.
Karena Sister itu adalah sekolah maka harus ada kelas-kelas. Kelas gizi sehat ini adalah salah satu bagian dari kelas itu sendiri.

Kelas gizi ini merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan peran perempuan khususnya pada saat bulan puasa.

"Bagaimana mereka berperan sebagai ibu atau istri tapi juga ibadah mereka tidak ketinggalan."

Acara ini juga adalah bagian dari Semarak Ramadhan 1440 bertajuk Quran Fondasi Pendidikan Keluarga dan Inspirasi Kebangkitan Umat. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved