Ingin Buat Film Dokumenter tentang Ambon, Ini yang Dilakukan Ari Sihasale

sekian lama tidak mengunjungi kota Ambon akhirnya saya berkesempatan untuk datang dan melihat langsung kota Ambon, ke depan saya dan Nia Zulkarnae

Ingin Buat Film Dokumenter tentang Ambon, Ini yang Dilakukan Ari Sihasale
(ANTARA FOTO/Teresia May)
Pasangan selebriti yang juga sutradara film, Ari Sihasale (kiri) dan Nia Zulkarnain (kanan) menjawab pertanyaan wartawan pada konfrensi pers film produksi terbaru mereka "Leher Angsa" di Jakarta, Minggu, (16/6). 

POS KUPANG.COM - Ari Sihasale berencana akan membuat film dokumenter tentang kota Ambon.

"Setelah sekian lama tidak mengunjungi kota Ambon akhirnya saya berkesempatan untuk datang dan melihat langsung kota Ambon, ke depan saya dan Nia Zulkarnaen berencana akan membuat film dokumenter tentang kota ini, ide dan konsepnya sementara kita pikirkan," kata Ari Sihasale di Ambon, Senin.

Ia mengatakan, kunjungan ke kota Ambon merupakan salah satu upaya untuk menggali kekayaan kota Ambon yang terpendam selama ini.

"Banyak harta karun terpendam yang belum digali, karena itu kita akan memanfaatkan waktu selama di Ambon untuk menggali apa yang masih terpendam untuk digarap dalam bentuk film dokumenter," ujarnya.

YUK Intip Tips Berolahraga Selama Bulan Puasa Ramadan

Ini Alasan Utama Reino Barack Putuskan Luna Maya lalu Memilih Nikahi Syahrini

Ari Sihasale atau akrab disapa Ale,kerap membuat film dengan latar belakang budaya dan kesenian daerah seperti Papua maupun Nusa Tenggara Timur (NTT).

Produksi Alenia konsisten membuat film-film inspiratif yang menampilkan keindahan alam Indonesia dan cocok ditonton oleh anak-anak.

Sedikitnya, Ari dan Nia sudah menelurkan tujuh film bertema anak seperti "Denias, Negeri di Atas Awan" (DNDAA, 2006), "Liburan Seru" (2008), "King" (2009), "Tanah Air Beta" (2010) hingga "Serdadu Kumbang" (2011), "Di Timur Matahari" dan "Seputih Cinta Melati".

Nikita Mirzani Ungkap Wajah Anak Ketiganya, Mirip Siapa Yach?

Selain ikut bermain, Ale kemudian mengawali kiprahnya sebagai sutradara di film "King" (2009) yang terinspirasi dari perjuangan pebulutangkis legendaris Indonesia, Liem Swie King.

Bahkan, film "Denias Negeri di Atas Awan" pernah menembus ajang anugerah film paling bergengsi, Piala Oscar.

Ale mengawali karir dari dunia model yang membawanya berkiprah di bidang akting. Pria berdarah Papua-Ambon ini mulai menarik perhatian sejak tampil di serial Buana Jaka di tahun 1992.

Ale juga sempat menjadi model video klip Denada yang berjudul "Sambutlah". Yang melejitkan nama Ari Sihasale adalah sinetron Ali Topan Anak Jalanan dimana ia berperan sebagai Ali Topan. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved