Wabup Flotim Temui Pemilik Lahan Pasar Sagu

Pejabat Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli Temui Pemilik Lahan Pasar Sagu

Wabup Flotim Temui Pemilik Lahan Pasar Sagu
POS-KUPANG.COM/FELIKS JANGGU
Wakil Bupati Flores Timur (Flotim), Agustinus Payong Boli 

Pejabat Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli Temui Pemilik Lahan Pasar Sagu

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Wakil Bupati Flores Timur di Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Agus Payong Boli, mengatakan penutupan Pasar Desa Sagu di Kecamatan Adonara Tengah, Pulau Adonara akan diselesaikannya.

"Saya akan jadwalkan turun ke sana (Sagu) bertemu dan bicara langsung dengan dua pihak, pemilik lahan dan pengguna pasar. Sekarang kita `colling down' dulu. Pemerintah akan minta polisi pantau, jangan ada pihak yang provokasi bikin panas suasana di sana," ujar Agus Boli, dihubungi POS-KUPANG.COM, Senin (29/4/2019).

Warga Geger, Dua Sepeda Motor Misterius Tanpa Pelat Ditemukan di Sawah, Viral di Media Sosial

Agus Boli percaya penutupan Pasar Sagu bisa diselesaikan dengan Budaya Lamaholot "kakan keru-arin baki",pupu hugu,tobo baun." Artinya berkumpul bermusyawarah dari hati ke hati dengan suasana sebagai kakak adik bersaudara di dalam rumah besar.

Kasus Bowo Sidik Pangarso, KPK Geledah Ruangan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita

Menurut Agus Boli, metode hukum adat ini tidak mengedepankan argumen hukum mencari siapa benar dan siapa salah. Tetapi untuk saling mengalah, memaafkan dan saling menerima untuk kepentingan yang lebih besar tanpa melihat siapa salah siapa benar, sebab semua bersaudara.

"Ini budaya asli Lamaholot yang sangat kuat nilai filosofi hukum adatnya," tegas Agus Boli. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved