Soal PAN Bergabung ke Petahana, Ace Hasan: Jangan Lagi Teriak Presiden Bebek Lembek, People Power

Soal PAN Bergabung ke Petahana, Ace Hasan Syadzily: Jangan Lagi Teriak Presiden Bebek Lembek, People Power

Soal PAN Bergabung ke Petahana, Ace Hasan: Jangan Lagi Teriak Presiden Bebek Lembek, People Power
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Presiden Joko widodo (tengah) berbincang dengan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Zulkifli Hasan yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional dalam acara buka puasa bersama Pimpinan MPR, di Rumah Dinas Ketua MPR, Jakarta, Jumat (2/6/2017). 

Soal PAN Bergabung ke Petahana, Ace Hasan Syadzily: Jangan Lagi Teriak Presiden Bebek Lembek, People Power

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily, menyarankan Internal PAN solid sebelum memutuskan bergabung dengan Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

"Sebaiknya PAN solidkan dulu di tingkat internalnya. Jangan ada lagi yang teriak-teriak Presiden Bebek Lembek, people power lah, bicara kecurangan lah," kata Ace saat dihubungi Kompas.com, Senin (29/4/2019).

Tanggapan Sandiaga Soal Isu PAN Mengubah Arah Dukungan dan Minta Bara Hasibuan Dipecat

Ace mengatakan, jika PAN bergabung, maka harus solid bersama KIK. Ia tak ingin di satu sisi PAN bergabung dengan kubu capres Jokowi, tetapi di satu sisi masih melontarkan kritik.

"Padahal kritik itu dapat disampaikan dalam internal koalisi. Kami tidak ingin koalisi ini tidak solid," ujarnya.

Selanjutnya, Ace mengapresiasi apabila PAN ingin bergabung karena akan menambah kekuatan TKN untuk menjalankan pemerintahan periode 2019-2024 nanti.

Usia 25 tahun, Perempuan asal Palembang Ini Raih Predikat Doktor Termuda Fakultas Teknik UI

"Kalau PAN mau bergabung dengan koalisi kami tentu kami mengucapkan terima kasih, alhamdulillah. Bergabungnya PAN akan semakin menambah kekuatan bagi kami untuk menjalankan pemerintahan lima tahun ke depan," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Mahkamah Partai Amanat Nasional (PAN) Yasin Kara mengakui pertemuan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dengan Presiden Joko Widodo bisa membuka peluang partainya bergabung kembali dengan kubu capres petahana.

"Membuka diri, kita tetap membuka diri. PAN partai paling rasional yang pernah ada. Bisa bergabung (ke Jokowi) bisa tidak," kata Yasin di Jakarta, Sabtu (27/4/2019).

Menurut Yasin, arah koalisi PAN ke depan akan tergantung dengan evaluasi internal pasca pemilu 2019 usai.

Halaman
123
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved