Pengakuan JM, Ibu Kandung Bayi Malang yang Diduga Dibunuh Neneknya Usai Melahirkan

JM (17) ibu kandung bayi perempuan yang diduga dibunuh oleh MT (42) yang berstatus nenek bayi itu memberi pengakuan mengejutkan.

Pengakuan JM, Ibu Kandung Bayi Malang yang Diduga Dibunuh Neneknya Usai Melahirkan
Pos Kupang.com/Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG Proses penyerahan jenazah bayi perempuan oleh pihak Polsek Oebobo kepada keluarga di ruang pemulasaraan jenazah RSB Drs Titus Uly pada Minggu (27/4/2019). 

 
Pengakuan JM, Ibu Kandung Bayi Malang Yang Diduga Dibunuh Neneknya Usai Melahirkan

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- JM (17) ibu kandung bayi perempuan yang diduga dibunuh oleh MT (42) yang berstatus nenek bayi itu memberi pengakuan mengejutkan.

Kepada POS-KUPANG.COM di Mapolsek Oebobo pada Minggu (28/4/2019) malam, JM mengaku kalau usia kehamilannya baru menginjak tujuh bulan, namun ia juga menyampaikan bahwa ia tidak pernah memeriksakan kandungannya selama kehamilan pertamanya itu ke dokter.

Siswi kelas XI salah satu SMA Negeri di Wilayah Oebufu Kota Kupang itu mengaku, kejadian berawal saat dirinya merasa sakit pada bagian perutnya, Jumat (26/4/2019) sore. Ia kemudian memberitahukan hal tersebut kepada ibunya, MT.

“Mama tidak bawa ke rumah sakit karena merasa belum waktunya,” ujarnya.

Ibunya kemudian menyuruhnya membuka pakaian untuk dipijat pada bagian pinggang. Namun saat itu, lanjutnya, ia terus merasakan sakit di bagian perut.

Ibunya kemudian menyuruhnya untuk berbaring dan “muku” dengan menghembuskan nafas untuk mendorong proses persalinan.

Soal ASN Korupsi, Tiga ASN Sudah Ada SK Pemberhentian

Ramalan Zodiak Cinta Senin 29 April 2019, Aries Temukan Cinta, Capricorn Sibuk Kerja, Zodiak Lain?

BERITA POPULER: Syahrini Digosipkan Hamil, Kabar Duka dari Tuan Guru Bajang & Ramalan Zodiak

NasDem Unggul di Dapil NTT 2, Hanura Menyalib Gerindra, Perindo Mengejutkan

Proses pertama berlangsung singkat, usai ia mengejan (muku) beberapa saat, ia merasakan kepala bayi itu keluar. Namun karena ia menarik nafas maka kepala bayi itu kemudian masuk lagi. Hal itu berlangsung sekira tiga kali.

Usai usaha yang ketiga kalinya, ia merasakan bahwa bayinya telah lahir saat ibunya kemudian menarik bayi mungil itu.

Ia mengatakan, saat itu ia tidak mendengar suara tangisan bayi. “Saat itu saya pusing tapi masih agak sadar. Waktu itu  pas keluar sonde ada suara lai,” katanya.

Halaman
12
Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved