Bertambah, Penyelenggara Pemilu di NTT yang Meninggal, Ini Jumlahnya

Bertambah, Penyelenggara Pemilu di Provinsi NTT yang Meninggal Dunia, Ini Jumlahnya

Bertambah, Penyelenggara Pemilu di NTT yang Meninggal, Ini Jumlahnya
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Ketua KPU NTT, Thomas Dohu 

Bertambah, Penyelenggara Pemilu di Provinsi NTT yang Meninggal Dunia, Ini Jumlahnya

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Hingga saat ini tercatat sembilan penyelenggara pemilu dari jajaran KPU di NTT meninggal dunia. Angka ini bertambah dari sebelumnya hanya tujuh orang.

Hal ini disampaikan Ketua KPU NTT, Thomas Dohu, Senin (29/4/2019).

Menurut Thomas, hingga saat ini ada sembilan orang penyelenggara Pemilu yang meninggal. Penyelenggara yang meninggal itu, ada PPK, KPPS, PPS, Linmas.

Sahabat Ombudsman Siap Bantu Masyarakat Berani Lapor Soal Pelayanan Publik

"Semua petugas ini meninggal saat melaksanakan tugas Pemilu di wilayah masing-masing. Ada yang sakit dan ada yang mengalami kecelakaan lalu lintas," kata Thomas.

Dijelaskan, penyebab kematian dari kesembilan penyelenggara itu, ada yang sakit dan kecelakaan lalu lintas.

Ini Foto-foto Demonstrasi Mitra Online Bersatu Kupang

Ditanyai soal perhatian pemerintah dan penyelenggara terhadap para korban, ia mengakui, secara nasional ada santunan tapi besaran dan bentuk santunan itu belum diketahui.

"Bentuk santunan dan besarannya seperti apa, kita tunggu dari pusat," katanya.

Sedangkan jumlah penyelenggara yang sakit sebanyak 40 orang.

Data Penyelenggara yang meninggal:
1. Blandina Rafu, Anggota KPPS di
Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved