Copot Gelar Petarung Legendaris Thailand

Petarung muda asal London, Inggris Jonathan Haggerty tidak sabar unjuk kemampuan di Jakarta, Jumat (3/5)

Copot Gelar Petarung Legendaris Thailand
(Antara/One Championship)
Petarung muda asal London, Inggris Jonathan Haggerty (kiri) saat dinobatkan sebagai pemenang salah satu pertarungan One Championship. 

POS KUPANG.COM -- Petarung muda asal London, Inggris Jonathan Haggerty tidak sabar unjuk kemampuan di Jakarta, Jumat (3/5) pada pertarungan One Championship 2019 melawan salah satu petarung legendaris muay thai asal Thailand Sam-A Gaiyanghadao.

Laga dengan tajuk One : For Honor di Istora Senayan, Jakarta ini diprediksi bakal berlangsung ketat, karena berdasarkan data yang dihimpun media di Jakarta, Jumat, keduanya merupakan petarung dengan nama besar yang disandangnya.

Jonathan Haggerty merupakan seorang juara dunia muay thai yang sangat peduli dengan perkembangan bela diri karena juga sebagai pelatih, sedangkan Sam-A Gaiyanghadao merupakan juara dunia One Flyweight Muay Thai World Championship dan dikenal sebagai petarung yang sudah kenyang dengan pengalaman.

“Saya memiliki kelas remaja yang saya (ajari) pada hari Senin, Rabu dan Jumat, sekitar dua puluh orang, mereka datang (ke gym) dan kami memiliki beberapa juara, juara dunia, dan juara Inggris,” kata Haggerty yang juga pemilik The Knowlesy Academy dalam keterangan resminya.

Jose Mourinho-  Bersama Manchester United Saya Tak Gagal

Petarung berusia 22 tahun ini mengaku dirinya selain menjaga anak-anak tetap beraktivitas, berlatih dan berkompetisi, juga membuka kesempatan bagi orang lain untuk mendedikasikan dirinya pada olahraga bela diri asal Thailand itu.

“Menjaga mereka di gym adalah hal yang utama, memberikan mereka pertarungan membuat mereka ingin datang ke gym dan mendedikasikan diri mereka,” kata petarung yang berjuluk The General itu.

Haggerty menceritakan ada seorang anak muda yang mengubah hidupnya setelah menemukan "The Art of Eight Limbs."

Gara-Gara Sering Nonton Film Porno, Perempuan Ini Bunuh Suaminya

“Ada satu anak yang sering mendapat masalah, seorang anak yang sangat nakal yang kerap diusir dari semua toko di jalanan, kemudian dia datang ke gym dan mulai berlatih, dan semakin mengenal kita, dan kita membuatnya tanpa larangan, tapi kami memastikan dia baik-baik saja sekarang, kita akan menjaga dia, itu hal yang baik untuk anak-anak,” terang Haggerty.

Di laga One : For Honor, Haggerty mendapat kesempatan untuk membawa kehormatan dan prestise kembali ke rumahnya di The Knowlesy Academy dengan kemenangan besar saat melawan Sang Legenda Sam-A, sebuah tugas yang berat namun Haggerty melakukan apapun untuk menyelesaikannya. (antaranews.com)

Editor: Ferry Ndoen
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved