BREAKING NEWS: Di Kabupaten Lembata- Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Pelabuhan Jeti

bocah berusia 9 tahun, Petrus Boliona Keraf atau biasa disapa Pedro, ditemukan tewas tenggelam di Pelabuhan Jeti Lewoleba.

BREAKING NEWS: Di Kabupaten Lembata- Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Pelabuhan Jeti
ISTIMEWA
VISUM -- Korban saat sedang divisum di RSUD Lewoleba, Kamis (25/4/2019) malam. 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, KUPANG -- Warga Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, NTT, Kamis (25/4/2019) petang, geger. Pasalnya, bocah berusia 9 tahun, Petrus Boliona Keraf atau biasa disapa Pedro, ditemukan tewas tenggelam di Pelabuhan Jeti Lewoleba.

Kapolres Lembata, AKBP Janes Simamora melalui Kasat Reskrim, Iptu Yohanis Wila Mira, membenarkan adanya peristiwa tersebut, ketika dihubungi Pos Kupang.Com dari Kupang ke Lewoleba, Jumat (26/4/2019).

"Pada hari Kamis (25/4/2019) ditemukan korban tenggelam di sekitar pelabuhan jeti, dekat pintu masuk sebelah kanan Pelabuhan Lewoleba. Setelah ditemukan korban langsung dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong," ujar Yohanis.

Informasi yang dihimpun Pos Kupang.Com, menyebutkan, sore itu, korban bersama teman-temannya berenang di pelabuha jeti Lewoleba. Setelah puas berenang, teman-teman korban beranjak pulang. Apalagi saat itu hari mulai gelap.

Kesemsem Lesung Pipi Cewek Ambon, Hotman Paris Gombali Pegawai Supermarket Ini

BREAKING NEWS: Brimob Polda NTT Turunkan Tim Amankan Temuan Bom di Jembatan Petuk 2 Kupang

Nagita Slavina Pernah Terbersit Mengakhiri Hubungan Dengan Raffi Ahmad, Tapi Diurungkan

Saat itu teman-teman korban tak menyangka kalau Pedro yang sebelumnya bersama-sama berenang di pelabuhan itu, sedang bergulat dengan maut. Olehnya mereka pun pulang.

Ketika malam telah tiba dan Pedro tak kunjung pulang, Ibunda korban pun mulai mencari-cari buah hatinya tersebut. Saat sedang mencari, terbetik kabar kalau beberapa jam sebelumnya korban berenang di Pelabuhan Jeti bersama teman-temannya.

Akhirnya pencarian pun mulai dilakukan di area pelabuhan dan sekitarnya. Pencarian itu dilakukan sejumlah warga termasuk beberapa ABK kapal di pelabuhan itu.

Setelah beberapa jam lamanya, Pedro pun ditemukan. Korban pertama kali ditemukan oleh bapak kecilnya, Pito Keraf, tak jauh dari pelabuhan itu.

Kepada aparat kepolisian, Pito Keraf menuturkan, saat ditemukan posisi korban dalam keadaan tertidur. Kepala mengarah ke laut sedangkan kaki korban mengarah ke darat. Korban masih bernapas.

Halaman
1234
Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved