Tim Puskesmas Timung Periksa Kesehatan Peserta Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemilu 2019

Tim Puskesmas Timung di Kecamatan Wae Ri'i, Manggarai memeriksa kesehatan peserta rapat pleno rekapitulasi perhitungan Pemilu 2019.

Penulis: Aris Ninu | Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM/ Aris Ninu
Petugas medis Puskesmas Timung periksa peserta pleno rekapitulasi suara kecamatan 

Tim Puskesmas Timung Periksa Kesehatan Peserta Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemilu 2019

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | RUTENG- Tim Puskesmas Timung di Kecamatan Wae Ri'i, Manggarai memeriksa kesehatan peserta rapat pleno rekapitulasi perhitungan Pemilu 2019.

Pemeriksaan tersebut guna mengantisipasi petugas kelelahan dan meninggal dunia saat bertugas.

Yang mana pleno di Wae Ri'i berlangsung di Aula Paroki Timung, Kamis (25/4/2019) pagi.

Bawaslu NTT Surati Parpol dan Calon Anggota DPD

"Ini inisiatif dari kami pihak puskesmas. Ada Rasa kuatir kami terhadap penyelenggara yang melaksanakan tugas rekapitilasi. Makanya kami langsung datang di lapangan," kata Kepala Puskesmas Timung, Eduardus Jarut kepada wartawan di Aula Paroki Timung, tempat berlangsungnya rapat pleno rekapitulasi, Kamis (25/4/2019) siang.

Eduardus saat pemeriksaan menghadirkan 1 orang dokter gigi, 1 orang dokter umum, 1 orang asisten apoteker, 1 orang bidan dan 2 orang perawat.

Ia mengungkapkan, layanan kesehatan ini untuk menyikapi banyaknya petugas penyelenggara pemilu dan petugas keamanan yang sakit di sejumlah daerah yang diduga karena faktor kelelahan menjalankan tugas.
Dirinya berharap kejadian itu tidak sampai terjadi di Kecamatan Wae Rii

Baru Tiga Desa dan Satu Kelurahan Selesai Pleno di PPK Kota Waingapu Hasil Pemilu 2019

Langkah itu disambut antusias peserta rapat pleno yang sudah tiga hari ini bergelut dengan data dan angka penghitungan perolehan suara pemilu legislatif dan pemilihan presiden.

Satu per satu peserta rapat pleno diperiksa kesehatannya, mulai dari anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), pengawas Pemilu, saksi partai politik maupun saksi calon presiden dan wakil presiden, hingga anggota polisi dan TNI yang berjaga mengamankan jalannya rapat pleno.

"Umumnya mereka kelelahan, tadi ada belasan orang ," kata eduardus

Selain pemeriksaan, penyelenggara dan tim keamanan diberikan obat untuk penambah darah, nyeri dan lambung.

Ia menyarankan, peserta rapat pleno tetap menyempatkan dan mengatur istirahat agar kondisi tetap fit. Jika diforsir, dikhawatirkan akan sakit, khususnya akibat kelelahan.

Tahapan rekapitulasi perolehan suara memang cukup panjang mulai di tingkat TPS hingga nanti di KPU kabupaten. Namun masalah kesehatan harus menjadi perhatian semua pihak agar tidak ada yang sampai sakit akibat kelelahan atau penyakit lain.

Logistik Pemilu Untuk PSU 2 TPS di Mabar Belum Tiba di Labuan Bajo

Marianus Karamis, Ketua Sekretariat PPK Kecamatan Wae Rii, sangat mengapresiasi pemeriksaan kesehatan itu karena memang sangat dibutuhkan.

"Puji Tuhan, dengan memeriksa kesehatan untuk penyelenggara di tingkat PPK sangat membantu penyelenggara untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi akibat kelelahan," kata Marianus

Untuk diketahui, kecamatan Wae Rii telah melaksanakan pleno rekapitulasi selama 4 hari, dan masih terus berlangsung hingga beberapa hari ke depan.(*)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved