BREAKING NEWS: Tak Tidur Empat Hari Anggota KPPS TPS 04, Desa Oebelo Meninggal

Pelaksanaan pemilu serentak yang memakan waktu sangat panjang akhirnya memakan korban di Kabupaten TTS.

BREAKING NEWS: Tak Tidur Empat Hari Anggota KPPS TPS 04, Desa Oebelo Meninggal
KOMPAS.com/FARIDA FARHAN
Makam Agus Mulyadi (53), Ketua KPPS di TPS 38, Kelurahan Karawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, yang gugur usai menjalankan tugasnya, Minggu (21/4/2019). 

Tak Tidur Empat Hari Anggota KPPS TPS 04, Desa Oebelo Meninggal

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota

POSKUPANG.COM | SOE- Pelaksanaan pemilu serentak yang memakan waktu sangat panjang akhirnya memakan korban di Kabupaten TTS.

Tak tanggung-tanggung, dua anggota KPPS meninggal dunia diduga akibat kelelahan dan kurang istirahat.
Anggota pengaman (Linmas) TPS 04, Desa Oebelo, Kecamatan Amanuban Selatan, Yunus Sapay meninggal dunia pada Selasa (23/4/2019) diduga akibat kelelahan dan kurangnya jam tidur.

Pasalnya selama 4 hari terhitung sejak tanggal 16 hingga 19 April Yunus harus berjaga di TPS mengamankan logistik dan pelaksanaan pungut dan hitung suara.

Tak Hanya Ustadz Yusuf Mansur, Unggahan TGB Pun Banjir Komentar Nyinyir

Update IG Ustadz Yusuf Mansur, Ustadz Abdul Somad, Aa Gym Pasca Pilpres Jokowi vs Prabowo

Data KPU Selasa (23/4/2019) Pukul 16.30 WIB: Anggota KPPS Meninggal Dunia 119, Sakit 548 Orang

Ketua KPPS TPS 04, Monce Naat mengatakan, selama empat hari korban tidak tidur karena harus berjaga di TPS. Ia melihat sendiri jika korban terus berjaga di TPS selama empat hari.

" Kakak, dia meninggal karena kelelehan dan kurang tidur. Saya lihat sendiri kalau dia tidak tidur selama empat hari," ungkap Monce melalui sambungan telepon, Kamis (25/4/2019) sore.

Jenazah korban sudah dimakan dipekarangan rumah korban. Korban diketahui memiliki empat orang anak.

Anggota KPPS lainnya yang meninggal adalah Godlief Tefnai, Anggota KPPS pada TPS 09 Desa Mnelalete, Kecamatan Amanuban Barat.

Pemilu 2019 - Ada Dua Pengawas TPS di NTT meninggal Dunia

Komisioner KPU Kabupaten TTS, Yulius Efendi mengaku, pihaknya baru mendengar informasi terkait meninggalnya Godlief. Namun penyebab pasti meninggalnya korban belum diketahui. Diduga korban meninggal akibat kelelahan.

" Saya juga baru dengar kalau ada dua KPPS kita yang meninggal. Namun penyebab pastinya apa itu saya belum tahu pasti. Kemungkinan karena kelelehan," ujar Yulius. (*)

KPU Kabupaten TTS Berikan Santunan Kepada Keluarga KPPS Yang Meninggal

POSKUPANG.COM | SOE - Kabar duka cita datang dari keluarga penyelenggara pemilu Kabupaten TTS. Dimana dua anggota KPPS nya meninggal dunia diduga akibat kelelahan.
Kedua KPPS yang meninggal yaitu,

Anggota pengaman (Linmas) TPS 04, Desa Oebelo, Kecamatan Amanuban Selatan, Yunus Sapay dan Godlief Tefnai, Anggota KPPS pada TPS 09 Desa Mnelalete, Kecamatan Amanuban Barat.

Kabar duka cita ini disampaikan komisioner KPU Kabupaten TTS, Yulius Efendi Litelnoni kepada pos Kupang, Kamis ( 25/4/2019) melalui sambungan telepon. Ia mengaku, baru menerima kabar duka cita tersebut melalui group WhatsApp PPK.

Oleh sebab itu, seluruh jajaran komisioner KPU Kabupaten TTS hari ini langsung melayat ke rumah duka untuk menyampaikan ungkapan belasungkawa dan memberikan penghiburan bagi keluarga yang ditinggal.

" Saya kaget pas baca di group WhatsApp katanya ada teman KPPS yang meninggal. Makanya kami komisioner langsung spontan bergerak bersama menuju rumah duka," ungkap Yulius.

Berita duka cita tersebut lanjut Yulius sudah dilanjutkan kepada KPU RI. Nantinya KPU RI berencana akan memberikan santunan kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

Selain dari KPU RI, KPU Kabupaten TTS juga akan memberikan santunan kepada keluarga korban. Namun terkait besaran santunan yang diberikan Yulius enggan menyebutkannya.

• Perolehan Suara Pemilu 2019 Kamis Sore, Jokowi-Maruf 56,09% Prabowo-Sandi 43,91 %

" Kalau dari KPU Kabupaten TTS akan langsung diberikan sebentar saat melawat. Sedangkan dari KPU RI akan menyusul kemudian. Soal besarannya saya rasa tidak perlu di sampaikan," ujarnya.

Mewakili seluruh jajaran KPU Kabupaten TTS, Yulius mengucapkan terima kasih kepada anggota KPPS yang telah meninggal atas jasa dan pengabdiannya dalam menyukseskan penyelenggara pemilu 2019.

Selain itu, Yulius juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan.

• Sekretaris Pribadi Ungkap Sosok Prabowo, Penyayang Binatang dan Ungkap Ada Gelombang Kebaikan

Diberitakan pos Kupang sebelumnya, anggota pengaman (Linmas) TPS 04, Desa Oebelo, Kecamatan Amanuban Selatan, Yunus Sapay meninggal dunia pada Selasa (23/4/2019) diduga akibat kelelahan dan kurangnya jam tidur. Pasalnya selama 4 hari terhitung sejak tanggal 16 hingga 19 April Yunus harus berjaga di TPS mengamankan logistik dan pelaksanaan pungut dan hitung suara.

Ketua KPPS TPS 04, Monce Naat mengatakan, selama empat hari korban tidak tidur karena harus berjaga di TPS. Ia melihat sendiri jika korban terus berjaga di TPS selama empat hari. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved