Catatan Untuk Pemkot Kupang Karang Dempel Masih Beroperasi

Lokalisasi Karang Dempel (KD) Kecamatan Alak Kota Kupang resmi ditutup pada 1 Januari 2019 oleh Pemerintah Kota Kupang.

Catatan Untuk Pemkot Kupang Karang Dempel Masih Beroperasi
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Bangunan Wisma Sederhana Lokalisasi Karang Dempel Kelurahan Alak Kecamatan Alak Kota Kupang, Rabu (17/10/2019) siang. 

Catatan Untuk Pemkot Kupang Karang Dempel Masih Beroperasi

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Lokalisasi Karang Dempel (KD) Kecamatan Alak Kota Kupang resmi ditutup pada 1 Januari 2019 oleh Pemerintah Kota Kupang.

Sayangnya, sampai saat ini lokalisasi tersebut masih beroperasi. Pantauan POS-KUPANG.COM, Rabu (24/4/2019) malam, ada belasan PSK yang masih menerima pengunjung. Hingga pukul 21.00 para pengunjung masih ramai berdatangan.

Sejumlah pengunjung yang hadir tidak saja orangtua atau dewasa tetapi juga remaja.

Jalani Sidang Perdana, Vanessa Angel Menangis Saat Dengarkan Dakwaan Jaksa

Salah seorang PSK yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, pasca ditutup banyak PSK yang sudah kembali ke kampung halaman mereka masing-masing.

Saat ini kata dia, hanya ada belasan kamar yang masih dihuni oleh PSK. "Di sini ada 39 kamar, sebagian besar kosong tidak ada PSK, yang kami-kami saja yang masih bertahan," ungkapnya.

Ia mengatakan, pesangon yang dijanjikan oleh Pemkot Kupang sampai saat ini belum diberikan. "Katanya mau ngasih kami duit Rp. 5.500.00 tapi sampai sekarang kami belum terima," ungkapnya.

Al Ghazali Komentari Tuntutan 1,5 Tahun Penjara terhadap Sang Ayah Ahmad Dhani

Rina, PSK yang lain mengaku jumlah pengunjung pasca KD ditutup menurun. Kendati demikian ia masih bertahan demi menyambung hidup. "Mau bagaimana lagi, kita hidup butuh makan, jadi harus layani tamu terus," ungkapnya.

Salah seorang warga, yang tak mau menyebutkan namanya, lokasi rumahnya tak jauh dari KD, mengungkapkan pasca ditutup KD memang masih terus beroperasi.

"Saya juga pantau tidak ada petugas Satpol PP yang jaga, yah jadi orang keluar masuk biasa saja. Kalau Pemkot Kupang berkomitmen menutup KD sebaiknya dilakukan dengan sungguh-sungguh," tegasnya.(*)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved