Pemilu 2019

Medah Menunggu Hasil Real Count KPU Bukan Quick Count

Caleg DPR RI dari Hanura, Ibrahim Agustinus Medah Menunggu Hasil Real Count KPU Bukan Quick Count

Medah Menunggu Hasil Real Count KPU Bukan Quick Count
ISTIMEWA
Ibrahim Agustinus Medah 

Caleg DPR RI dari Hanura, Ibrahim Agustinus Medah Menunggu Hasil Real Count KPU Bukan Quick Count

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Calon anggota Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Hanura Dapil NTT 2, Drs. Ibrahim Agustinus Medah (IA Medah) menilai bahwa soal Partai Hanura diprediksi belum memenuhi ambang batas (parlimentary treshold/PT) sebesar 4 persen secara nasional sesuai hasi quick count, dirinya berpendapat bahwa hasil tersebut hanyalah referensi.

Hasil quick count (QC) bukan hasil yang sebenarnya, karena itu Partai Hanura telah bersikap bahwa partai akan tunggu Real Count (RC).

Syukuri Keberhasilan Pelaksanaan Pemilu, Bupati Cilacap dan Pejabat Kompak Cukur Gundul

IA Medah kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (23/4/2019) menjelaskan, pedoman untuk mendapatkan RC adalah nanti dari hasil pleno di semua kecamatan se-Indonesia.

Oleh karena itu harapannya masyarakat tolong menunggu hasil RC tersebut dan tidak usah terpengaruh dengan hasil QC.

Banser NU Ikut Pawai Paskah di Kota Kupang, Begini Penjelasan Ketua GP Ansor NTT Abdul Muis

Mengenai sikapnya sebagai caleg, dirinya tentu tidak boleh mengingkari apapun hasil dari RC. Puji syukur kalau RC menyatakan bahwa Partai Hanura memperoleh hasil sesuai persyaratan PT.

Kalau tidak mencapai RC pun tentu harus disyukuri karena itulah hasil maksimal partai.
"Apakah saya nantinya kecewa kalau partai tidak mencapai PT melalui hasil RC, tentu saya tidak akan kecewa. Karena saya tahu bahwa masyarakat pemilih telah turut memilih saya dengan perolehan suara pribadi yang cukup signifikan," katanya.

Apa langkah selanjutnya apabila nantinya tidak menjadi anggota DPR RI, Medah mengatakan, tentu akan kembali menjadi seorang petani sesuai hobinya.

Apabila karena Kasih Karunia Tuhan saya diberi umur panjang, kekuatan dan kesehatan. Kita tidak boleh berhenti berbakti bagi banyak orang, melalui bertani saya tentu akan menjadi sahabat para petani untuk kami maju bersama," tegas mantan Bupati Kupang dua periode ini. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved