Pemilu 2019

Gubernur NTB Imbau Masyarakat Berhati-hati Berkomentar di Media Sosial

Pihak Gubernur NTB Zulkieflimansyah Imbau Masyarakat Berhati-hati Berkomentar di Media Sosial

Pihak Gubernur NTB Zulkieflimansyah Imbau Masyarakat Berhati-hati Berkomentar di Media Sosial

POS-KUPANG.COM | MATARAM - Gubernur NTB Zulkieflimansyah menjamin wilayah Nusa Tenggara Barat, aman pasca-pemilihan umum serentak, 17 April lalu.

Hal itu disampikan Zulkieflimansyah, dihadapan para tokoh agama atau para tuan guru, tokoh masyarakat, akademisi, pemuda, anggota Forum Lintas Agama, pimpinan organisasi massa, perwakilan partai politik baik dari kubu 01 maupun 02, di Pendopo Gubernur NTB, Senin malam (22/4/2019).

Digagas Kapolres Kota Mataram, Pimpinan Parpol Deklarasi Jaga Keamanan Pasca-Pemilu 2019

Gubernur mengingatkan semua pihak agar tetap menjaga persatuan dan keamanan serta rasa persaudaraan di NTB, meskipun berbeda pilihan baik dalam pilpres maupun memilih calon legislatif. Tujuannya untuk menghindari perpecahan.

Zul juga mengimbau masyarakat NTB berhati-hati berkomentar di media sosial, serta tak mudah percaya apa yang mereka terima dari media sosial.

Ketua Bawaslu Kota Kupang: Salinan C1 Bisa Saja Keliru karena Petugas Lelah

"NTB ini walaupun kecil provinsinya, tetapi pengguna media sosialnya luar biasa besar. Tim dari Mabes Polri yang mengundang saya menunjukkan itu, saya sampai geleng-geleng kepala," kata Zul.

Pengawasan dan penjagaan dari tokoh masyarakat, tokoh agama, yang memberikan pesan sejuknya kepada masyarakat, lanjut dia, cukup membantu menciptakan situasi kondusif di NTB.

Zul berharap, pertemuan tokoh lintas agama pimpinan parpol dan masyarakat akan menjadi penguat atas jaminan bahwa NTB aman dari proses pemilu, hingga perhitungan suara di Komisi Pemilihan Umum selesai, dan pengumuman presiden yang akan memimpin Indonesia 5 tahun ke depan.

Dekat dengan dua paslon

Kader PKS ini mengaku dirinya serba sulit karena sama-sama punya kedekatan dengan dua pasangan capres-cawapres.

Halaman
123
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved