Ribuan Massa di Kota Kupang Mengheningkan Cipta untuk Korban Bom Paskah di Sri Lanka

ribuan massa diajak Pendeta Mery Kolimon mengheningkan cipta untuk Korban Bom Paskah di Sri Lanka

Ribuan Massa di Kota Kupang Mengheningkan Cipta untuk Korban Bom Paskah di Sri Lanka
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Suasana mengheningkan cipta di Bundaran PU Kota Kupang Bagi korban bom di Sri Lanka, Minggu (21/4/2019). 

Ribuan Massa di Kota Kupang Mengheningkan Cipta untuk Korban Bom Paskah di Sri Lanka

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Di tengah meriahnya Pawai Etnik Lintas Agama dan Konser Musik Rohani di Bundaran PU Kota Kupang, ribuan massa diajak Pendeta Mery Kolimon mengheningkan cipta untuk Korban Bom Paskah di Sri Lanka, Minggu (21/4/2019).

Ribuan massa baik para peserta pawai maupun para penonton diajak untuk mendoakan para korban bom dan keluarga korban peristiwa bom yang terjadi bertepatan dengan Hari Raya Paskah.

Mereka tampak khusuk berdoa dengan menundukkan kepala selama kurang lebih satu menit.

Di temui POS-KUPANG.COM, usai mengheningkan cipta Pendeta Mery mengatakan, Sinode GMIT mengecam keras aksi bom tersebut.

OJK NTT Ajak Media Ngobrol Bareng, Begini Harapannya

Ini Kata Pendeta Mery Kolimon, Terkait Hari Raya Paskah Bertepatan dengan Hari Kartini

Hati Hati Melintasi di Jln Palapa Kota Kupang Hari Ini

Menurutnya tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun karena merupakan tindak kejahatan kepada kemanusiaan.

Namun, ia mengingatkan agar masyarakat NTT tidak terprovokasi dengan aksi tersebut. "Kita sebagai orang Kristen selalu mengutamakan ajaran kasih, kejahatan tidak boleh dihadapi dengan kekerasan," ungkapnya.

Ia juga berharap agar pemerintah Sri Lanka bisa secepatnya memulihkan situasi di Sri Lanka agar kembali kondusif.

Menurutnya, peristiwa bom di Srilanka menjadi pelajaran bagi bangsa Indonesia untuk saling bergandengan tangan menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Kesatuan Negara Republik Indonesia.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved