Rayakan Paskah, Pemuda Imanuel Kesetnana Gelar Drama Penyaliban Yesus

Pemuda Jemaat Imanuel Kesetnana menggelar drama kolosal kisah penyaliban dan Kebangkitan Yesus Kristus.

Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
Rayakan Paskah, Pemuda Imanuel Kesetnana Gelar Drama Penyaliban Yesus
POS KUPANG/DION KOTA
Nampak adegan Yesus terangkat ke udara yang diperankan oleh Ae Liu

Rayakan Paskah, Pemuda Imanuel Kesetnana Gelar Drama Penyaliban Yesus

POS-KUPANG.COM|SOE-- Dalam rangka merayakan Paskah 2019, Minggu (21/4/2019), Pemuda Jemaat Imanuel Kesetnana menggelar drama kolosal kisah penyaliban dan Kebangkitan Yesus Kristus.

Menariknya dalam drama kolosal ini, adegan Yesus bangkit dan terangkat ke surga dibuat seakan-akan Yesus benar-benar terangkat

Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 408/Sbh Peduli Lingkungan

INTIP ZODIAK HARI INI! Ramalan Zodiak Cinta, Senin 22 April 2019, Libra Sangat Populer

Pesan Paus Fransiskus pada Misa Malam Paskah: Gulingkan Batu yang Hancurkan Harapan

Hasil Real Madrid vs Athletic Bilbao, Karim Benzema Cetak Hattrick Antar Los Blancos Menang 3-0

ke udara. Dengan menggunakan bantuan alat berat, Yesus yang diperankan Ae Liu diangkat ke atas ketinggian hampir 8 meter.

Ditambah efek pencahayaan, adegan ini sukses menyedot perhatian ratusan masyarakat yang menyaksikan drama kolosal ini.

Drama kolosal kisah penyaliban dan kebangkitan Yesus sendiri mengambil tiga lokasi berbeda. Lokasi pertama, yang mementaskan adegan mulai dari Yesus memanggil ke-12 muridnya, Yesus menggandakan perjamuan terakhir hingga Yesus dihukum mati dipentaskan di dalam kawasan hutan mahoni, Kilo 4, Kota Soe.

Selanjutnya, adegan Yesus memikul salib sendiri mengambil rute melintasi jalan yang mengitari wilayah jemaat Imanuel Kesetnana.

Sedangkan adegan Yesus disalibkan dan Yesus bangkit mengambil lokasi di depan gudang Dolog Kota Kupang yang memang lokasinya tepat di atas bukit.

Ketua panitia pementasan drama kolosal kisah penyaliban dan kebangkitan Yesus Kristus, Mell Kause mengatakan, pementasan drama penyaliban Yesus sendiri sudah menjadi agenda tahunan dan tahun ini dipentaskan untuk ketiga kalinya.

Seluruh biaya untuk pementasan drama merupakan hasil swadaya pemuda jemaat Imanuel yang dikumpulkan dengan berbagai cara.

Ada dua tujuan penting yang ingin dicapai melalui kegiatan pementasan drama ini. Pertama, melalui kegiatan ini jemaat dibawa ke 2019 tahun yang silam untuk mengingat kembali bagaimana penderita Yesus untuk menebus dosa manusia.

Kedua, melalui kegiatan tersebut, diharapkan bisa membina persekutuan dalam meningkatkan iman jemaat.

" Melalui kegiatan ini kita ingin mengenangkan peristiwa penebusan dosa manusia yang ditempuh melalui kisah penyaliban Yesus. Hal juga untuk menyadarkan para jemaat tentang dampak dari perbuatan dosa," ungkap Mell.

Mantan bupati TTS, Paul Mella yang didaulat membuka pementasan drama kolosal mengatakan, sangat mendukung kegiatan tersebut.

Dirinya memberikan apresiasi kepada pemuda jemaat Imanuel Kesetnana yang telah menggelar pementasan drama kolosal penyaliban Yesus.

" Ini kegiatan yang sangat bagus dan harus dijadikan kegiatan tahunan. Kita berikan apresiasi yang tinggi untuk para pemuda yang sudah menggelar kegiatan ini. Dan luar biasanya lagi, semuanya biaya untuk keperluan pementasan ini dilakukan secara swadaya. Ini bukti jika para muda jemaat Imanuel Kesetnana memiliki kreativitas dan semangat yang luar biasa," puji Paul. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved