Pemungutan Suara Ulang di Kabupaten Kupang Masih Tunggu Surat Suara

pemilu presiden (Pilpres) dan pemilu legislatif (Pileg) di Kabupaten Kupang tanggal 17 April dinilai Bawaslu Kupang berjalan ama

Pemungutan Suara Ulang di Kabupaten Kupang Masih Tunggu Surat Suara
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Ketua KPU Kabupaten Kupang, Elyaser Lomi Rihi 

PSU di Kabupaten Kupang Masih Tunggu Surat Suara

POS-KUPANG.COM I OELAMASI--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kupang siap selenggarakan pemungutan suara ulang (PSU) pada tiga TPS yang ada. PSU dijadwalkan tanggal 27 April karena masih menunggu surat suara yang dikirim dari Jakarta.

Ketua KPU Kabupaten Kupang, Elyaser Lomi Rihi menyampaikan hal ini kepada POS KUPANG.COM, Senin (22/4/2019).

Sebelumnya diberitakan, penyelenggaraan pemilu presiden (Pilpres) dan pemilu legislatif (Pileg) di Kabupaten Kupang tanggal 17 April dinilai Bawaslu Kupang berjalan aman, lancar dan sukses.

Namun, ada temuan yang direkomendasikan ke KPU Kabupaten Kupang yang konsekuensinya digelar pemungutan suara ulang (PSU) pada tiga TPS yakni TPS 3 Kelurahan Sulamu, TPS 8 Kelurahan Camplong I dan TPS 3 Desa Noelbaki.

Ramalan Zodiak Cinta Senin 22 April 2019, Leo Romantis, Gemini Ada Pemuja Rahasia, Virgo Sibuk

Rapper ini Mengaku Menemukan RM Sebelum Gabung BTS, Sempat Ajak Kolaborasi Tapi Ditolak Agensi

Ketua Bawaslu Kabupaten Kupang, Marthony Reo, S.H, kepan da POS KUPANG.COM, Minggu (21/4/2019) mengatakan, walaupun pelaksanaan pemungutan suara berjalan aman dan lancar, tetapi dari hasil pemantauan tim di lapangan ditemukan adanya pelanggaran yang berimbas pada PSU.

Bawaslu sudah mengajukan rekomendasi kepada KPU Kabupaten Kupang agar dilaksanakan PSU di tiga TPS karena ada indikasi pelanggaran.

Menurut Marthony, alasan utama dibuatkan rekomendasi untuk  PSU, karena di TPS 3 Kelurahan Sulamu, pemilih dibawah umur menggunakan C6 orang lain.

Sesuai dokumen akta kelahiran dan kartu keluarga (KK)  yang bersangkutan lahir tahun 2003. 

Untuk di TPS 8 Kelurahan Camplong I, jelas Marthony, ada 2 orang warga dari Kota Kupang memilih tanpa C5 dan hanya menggunakan KTP elektronik,  sedangkan di TPS 3 Desa Noelbaki, 4 orang  KTP Jakarta dan Surabaya menggunakan hak pilih tanpa menunjukan Formulir  A5.

Terhadap hal ini, Bawaslu tentu menunggu tindaklanjut jadwal pelaksanaan PSU di tiap TPS oleh pihak KPU.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong)

 
 

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved