Selama 33 Tahun, Pria Ini Berperan Jadi Yesus untuk Sungguh Disalibkan

Selama 33 Tahun, Pria Ini Berperan Jadi Yesus untuk Sungguh Disalibkan

Selama 33 Tahun, Pria Ini Berperan Jadi Yesus untuk Sungguh Disalibkan
KOMPAS.com/Shutterstock
Ilustrasi salib Yesus Kristus 

Meski demikian, pejabat Katolik di Filipina telah melarang tradisi penyaliban Yesus secara realistis yang dimulai pada 1962 di negara itu.

Sejak itu, tradisi tersebut menjadi salah satu festival keagamaan yang paling mencolok secara visual.

Ribuan penonton dan turis menyaksikan pertunjukan berdarah tersebut, yang biasanya dilakukan di provinsi Pampanga.

Pejabat kesehatan negara berupaya mencegahnya, namun tidak bisa. Petugas medis pun diterjukan dalam acara tersebut untuk membantu mereka yang pingsan karena panas dan dehidrasi, atau yang membutuhkan perawatan.

Luka-luka yang diakibatkan dalam tradisi tersebut biasanya akan memakan waktu dua pekan untuk sembuh.

Selain penyaliban pada Jumat Agung, umat juga menjalankan tradisi seperti menyeret salib berat atau merangkak dengan tangan dan kaki yang berdarah di kota-kota di seluruh negeri itu. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved