Pemerintah Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 37 Miliar di Jambi

Pemerintah Gagalkan penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 37 Miliar di Jambi

Pemerintah Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 37 Miliar di Jambi
KOMPAS.com/Dok. Kementerian Kelautan dan Perikanan
Benih lobster senilai Rp 37 miliar yang berhasil digagalkan penyelundupannya oleh pemerintah di Jambi pada Kamis (18/4/2019). 

Pemerintah Gagalkan penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 37 Miliar di Jambi

POS-KUPANG.COM | JAMBI - Pemerintah kembali menggagalkan upaya penyelundupan benih lobster (BL) ilegal di Jambi pada Kamis (18/4/2019).

Sebanyak 246.673 ekor benih lobster (BL), yang terdiri dari 235.900 BL jenis pasir dan 10.773 BL jenis mutiara, berhasil diselamatkan.

Bawaslu Kota Kupang Berharap KPU Tindaklanjut Rekomendasi Pemungutan Suara Ulang

Upaya ini melalui kerja sama tim gabungan Satreskrim Polres Tanjungjabung Timur dengan Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Perikanan (SKIPM) Jambi.

Kepala Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Rina menyatakan, gagalnya upaya penyelundupan BL ini telah menyelamatkan potensi kerugian negara yang besar.

Wajib Tahu, Ini 5 Tips Tembus Universitas Bergengsi Amerika Serikat

"Total nilai benih lobster yang berhasil diselamatkan setara dengan Rp 37.539.600.000," ungkapnya melalui siaran pers ke Kompas.com, Minggu (20/4/2019).

Benih lobster termasuk dalam jenis hasil laut yang dilarang penangkapannya berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) No. 56 Tahun 2016 tentang Penangkapan dan/atau Pengeluaran Lobster, Kepiting, dan Rajungan.

"Sesuai dengan peraturan yang berlaku tersebut, lobster berukuran di bawah 200 gram idak boleh ditangkap supaya terjaga kelestariannya," tambahnya.

Kronologi

Proses penangkapan bermula saat polisi melakukan patroli di sekitar Desa Lambur Luar, Kecamatan Sabak Timur, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Kamis (18/4) dini hari.

Curiga terhadap tiga unit mobil yang berhenti di jalan raya, polisi menghampiri ketiga mobil tersebut. Namun diduga, pemilik mobil melarikan diri saat polisi hendak memeriksa mobil tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, BL dikemas dalam 1.238 kantong plastik yang dimasukkan ke dalam 35 box styrofoam. Hingga saat ini, pelaku masih dalam proses pencarian oleh pihak Satreskrim Polres Tanjungjabung Timur. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved