Ini Harapan Bawaslu Kota Kupang Soal Rekomendasi Pemungutan Suara Ulang

Bawaslu untuk dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di tiga TPS itu, yakni TPS 13, Kelurahan Kayu Putih, TPS 11

Ini Harapan Bawaslu Kota Kupang Soal Rekomendasi Pemungutan Suara Ulang
Dok. KPU
Ilustrasi formulir C6 

Bawaslu Kota Kupang Berharap KPU Tindaklanjut Rekomendasi PSU

POS-KUPANG.COM|KUPANG -- Bawaslu Kota Kupang mengharapkan KPU Kota Kupang segera menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu untuk dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di tiga TPS itu, yakni TPS 13, Kelurahan Kayu Putih, TPS 11, Kelurahan Kolhua dan TPS 27 di Kelurahan Oesapa.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga (Kordiv PHL) Bawaslu Kota Kupang, Adi Nange , Sabtu (20/4/2019) mengatakan, rekomendasi PSU di tiga TPS itu tekah disampaikan Bawaslu Kota Kupang ke KPU Kota Kupang pada Jumat (19/4/2019) malam.

Menurut Adi, pihaknya berharap, KPU Kota Kupang segera menindaklanjuti rekomendasi untuk PSU di tiga TPS itu ,karena ada temuan oleh pengawas TPS saat hari pencoblosan, Rabu (17/4/2019).

"Kami berharap rekomendasi yang sudah kami serahkan ke KPU Kota Kupang bisa ditindaklanjuti agar tidak menjadi persoalan di kemudian hari," kata Adi.

OMK Santu Hubertus Wekaseko Adakan Tablo Pemeran Drama Kenakan Sarung Tenun Khas Nagekeo

Ini Nih Buah-Buah Lokal yang Lagi Musim di Pasar Kasih Naikoten I

Bawaslu Kota Kupang Berharap KPU Tindaklanjut Rekomendasi Pemungutan Suara Ulang

Dijelaskan, untuk TPS 13 di Kelurahan Kayu, Pengawas TPS, Septon Y Benu menemukan adanya pemilih yang tidak terdata dalam DPT di TPS 13, tapi mencoblos dengan menggunakan e-KTP yang alamatnya di luar alamat TPS berada.

"Pemilih ini mencoblos dengan e-KTP yang beralamat di luar alamat TPS 13 dan juga tidak membawa form A5, karena itu direkomendasi untuk PSU," katanya.

Sedangkan untuk PSU di TPS 11, Keluruhan Kolhua, Kecamatan Maulafa, karena sesuai temuan dari Pengawas TPS 11, Klara Novita bahwa,ada pemilih yang tidak terdata dalam DPT,DPTb dan DPK, namun telah mencoblos di TPS 11 ,Kolhua.

"Ada tiga pemilih yang coblos gunakan e-KTP dengan alamar domisili yang tertera di e-KTP bukan alamat sesuai TPS 11. Tiga pemilih itu ada yang berasal dari Oebobo, Sikumana dan juga ada yang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan," kata Adi.

Karena itu, lanjut Adi, Bawaslu juga merekomendasikan agar KPU melakukan PSU di TPS 11, Kolhua.
Sedangkan untuk TPS 27, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima , ada temuan dari Pengawas TPS , Selfince bahwa ada dua orang pemilih di TPS 27, ketika tiba di TPS dan hendak mencoblos, ternyata keduanya telah terdata dalam formulir C7.

"Nama mereka sudah digunakan orang lain untuk mencoblos dan C6 mereka tidak mereka terima dari KPPS. Karena itu, kami rekomendasikan ke KPU Kota Kupang untuk dilakukan PSU," katanya.

Dikatakan, rekomendasi PSU diberikan ke KPU Kota Kupang secara tertulis dengan bukti temuan. Surat rekomendasi PSU ditandatangani oleh Ketua Bawaslu Kota Kupang, Julianus Nomleni.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved