Apakah Sholat Tahajud Harus Tidur Terlebih Dahulu? Ini Penjelasannya!

Apakah bila ingin melaksanakan salat sunnah tahajud memang harus sesudah tidur terlebih dulu? Ini penjelasannya.

Editor: Adiana Ahmad
kolase/konsultasifiqih
Sholat Tahajud 

Apakah Sholat Tahajud Harus Tidur Terlebih Dahulu? Ini Penjelasannya!

POS-KUPANG.COM- Apakah bila ingin melaksanakan salat sunnah tahajud memang harus sesudah tidur terlebih dulu?

Dalam kajian Halaqah yang dimuat Tribun Jateng  disebutkan secara bahasa, tahajud berasal dari kata kerjatahajjada yang berarti bangun dari tidur.

Sedangkan menurut istilah, shalat tahajud berarti melaksanakan salat sunnah di waktu malam hari sesudah tidur (Muhammad Syata, ‘Ianatut Thalibin, Jilid I, tt, 267).

Jadi, syarat diperbolehkannya melaksanakan shalat tahajud ialah tidur terlebih dahulu, walaupun cuma sebentar.

Berapa Jumlah Rakaat Sholat Tahajud yang Benar? Ternyata Ini Jumlah Rakaat yang Sesuai Tuntutan Nabi

Dasar hukumnya ialah firman Allah yang artinya, dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji (QS. 17:79).

Menurut riwayat Abu Hurairah, disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, salat (sunnah) yang paling utama dikerjakan setelah salat wajib adalah salat di tengah malam (shalat tahajud) (IbnHajar al-Asqalani, Bulughul Maram, tt, 74). Adapun sebelum melakukan salat tahajud, disunnahkan menggosok gigi (bersiwak) terlebih dahulu (Wahbah Zuhaili, al-Fiqh al-Islamiy wa Adillatuhu, Juz II, 81).

Mengenai bilangan rakaat tahajud, para ulama’ berselisih pendapat, ada yang berpendapat bilangan tahajud maksimal sebanyak duabelas rakaat (Zainuddin Malibari, Fathul Mu’in, tt, 33).

Dalam riwayat Ibn Abbas, bilangan tahajud sebanyak sepuluh rakaat. Sedangkan riwayat dari Aisyah menyebutkan bahwa bilangan tahajud sebanyak delapan rakaat (WahbahZuhaili, al-Fiqh al-Islamiy wa Adillatuhu, Juz II, 81).

Sholat Tahajud Bisa Sekaligus Sholat Hajat, Ini Penjelasannya

Adapun waktu yang paling utama mengerjakan salat tahajud ialah pada waktu sahur, dianjurkan pula setelahnya untuk memperbanyak istighfar dan berdoa (Zainuddin Malibari, FathulMu’in, tt, 33), sebagaimana firman Allah, yang artinya, dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah) (QS. Adz-Dzariyat: 18).

Sementara penjelasan resmi dari laman NU Online, www.nu.or.id, tahajjud adalah shalat sunnah yang dilakukan di malam hari setelah bangun tidur walaupun tidurnya hanya sebentar.

Jadi, jika kita tidak tidur sama sekali di waktu malam maka shalat sunnah yang dilakukan tidak dinamakan shalat tahajjud. Begitu menurut pendapat yang mu’tamad.  Imam Romli dalam karyanya Nihayatul Muhtaj Ila Syarhil Minhajmenyebutkan :

ويسن (التهجد) بالإجماع لقوله تعالى {ومن الليل فتهجد به نافلة لك} [الإسراء: 79] ولمواظبته - صلى الله عليه وسلم - وهو التنفل ليلا بعد نوم

Artinya : Shalat Tahajjud disunnahkan dengan kesepakatan ulama berdasarkan firman Allah Taala (dan pada sebagian malam hari shalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu(QS. Al-Isra’ ; 79)) dan juga berdasarkan ketekunan nabi Muhammad SAW dalam melaksanakannya. Shalat Tahajjud adalah shalat sunnah di malam hari setelah tidur.(Syihabuddin Al-Ramli, Nihayatul Muhtaj Ila Syarhil Minhaj, Beirut-Dar al fikr, 1404 H., hal. 131 juz 2.)  

Lafadz Niat Sholat Tahajud! Cara Sholat Tahajud, Waktu Sholat Tahajud, Keutamaan Sholat Tahajud

  

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved