Bupati Tahun Siap Berikan Sangsi Tegas Untuk Oknum ASN, Maksi Tule

saya belum dapat salinannya putusan tersebut. Nanti kalau sudah saya lihat salinan putusan baru bisa saya tentukan sangsinya seperti apa

Bupati Tahun Siap Berikan Sangsi Tegas Untuk Oknum ASN, Maksi Tule
Pos Kupang.com/Dion Kota
Bupati TTS, Egusem Tahun

Bupati Tahun Siap Berikan Sangsi Tegas Untuk Oknum ASN, Maksi Tule

POS-KUPANG.COM|SOE-- Bupati TTS, Egusem Tahun mengatakan dirinya belum menerima salinan putusan komisi aparatur sipil negara (ASN) terhadap oknum ASN lingkup Pemda TTS, Maksi Tule yang terbukti melakukan kampanye untuk sang istri yang maju sebagai calon legislatif dari Partai Nasdem.

Dirinya langsung meminta Kepala Kesbangpol Kabupaten TTS untuk mengecek salinan putusan komisi ASN tersebut agar dirinya bisa menindaklanjutinya dengan memberikan sangsi kepada oknum ASN, Maksi Tule.

"Belum, saya belum dapat salinannya putusan tersebut. Nanti kalau sudah saya lihat salinan putusan baru bisa saya tentukan sangsinya seperti apa. Apa penundaan kenaikan pangkat atau kita tahan gajinya. Namun perbuatan tidak netral ASN sudah mencederai demokrasi kita. Pasti kita akan berikan sangsi tegas. Itu contoh yang buruk untuk masyarakat," Tegas Tahun.

Surat Suara Pegganti Tahap Satu Tiba di Kupang Minggu Malam

Untuk diketahui Bawaslu Kabupaten TTS menemukan pelanggaran ketidak netralan ASN atas nama, Maksi Tule pegawai pada Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten TTS.

Hasil temuan penindakan tersebut sudah disampaikan kepada komisi ASN dan komisi ASN sudah menjatuhkan sangsi peringatan kepada yang bersangkutan. Sedangkan pelanggaran lainnya yang ditemukan Bawaslu Kabupaten TTS masih bersifat administratif.

" Pak Maksi ini tertangkap melakukan kampanye buat sang istri yang maju sebagai Caleg dari Partai Nasdem. Beliau beralasan karena istrinya maju makanya ia dukung berkampanye. Ia bahkan menyebut keduanya sudah seperti kuku dan daging," ujar Melky.

Melky menghimbau kepada para ASN dan perangkat desa untuk bersikap netral dalam pelaksanaan pemilu. ASN memiliki hak suara tetap harus bersikap netral dengan tidak berkampanye untuk partai atau Caleg tertentu.

" ASN harus memberikan pembelajaran politik yang baik untuk masyarakat. Jika sesuai aturan ASN harus netral, maka tunjukan netralitas tersebut," imbaunya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved