Mengenal Sejarah Proses Pembuatan Kain Tenun di Sikka Flores

Mengenal Sejarah Proses Pembuatan Kain Tenun di Kabupaten Sikka Pulau Flores

Mengenal Sejarah Proses Pembuatan Kain Tenun di Sikka Flores
KOMPAS.com/NANSIANUS TARIS
Tadeus Tara, seorang penjual kain tenun asal Kecamatan Mapitara di Pasar Alok, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Selasa (9/4/2019). 

Menurut Tadeus, aktivitas menenun adalah sarana bagi kaum perempuan di Sikka untuk menuangkan kreativitasnya melalui kain tenun.

"Bagi saya, keterampilan menenun perlu dikembangkan pada diri anak-anak perempuan di Sikka. Caranya sederhana, ajak anak-anak membereskan alat tenun, memintal benang, mengeringkan kapas, dan membuat corak warna yang diinginkan," ungkap Tadeus.

Sebagai penjual kain tenun di Sikka, Tadeus berharap agar kain tenun sikka terus dilestarikan. Sehingga tidak punah digerus zaman.

"Warisan besar dan berharga dari nenek moyang kita perlu dihargai dengan cara merawat dan melestarikannnya. Saya mengajak kaum perempuan di Sikka agar terus mencintai pekerjaan menenun. Sekarang, kain tenun Sikka sudah menembus pasar nasional bahkan dunia," tutur Tadeus. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved