Kurir Narkoba Lintas Pulau Ditangkap di Bandara Sultan Hasanuddin

Seorang Kurir Narkoba lintas pulau ditangkap di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar

Kurir Narkoba Lintas Pulau Ditangkap di Bandara Sultan Hasanuddin
net
ilustrasi narkoba 

Seorang Kurir Narkoba lintas pulau ditangkap di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar

POS-KUPANG.COM | MAKASSAR - Seorang pria asal Sukabumi, Iden Supriatna (27), diamankan tim Reserse Mobil Polda Sulsel usai kedapatan membawa narkoba jenis sabu seberat 500 gram di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Kamis (11/4/2019) lalu.

Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sulsel Kompol Suprianto mengatakan, penangkapan ini bermula dari informasi Bareskrim Polri yang menyebutkan Iden membawa sabu-sabu terbang dari Surabaya, Jawa Timur.

Jokowi Bilang Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945 Harga Mati

"Kita mencegat penumpang yang diduga membawa sabu-sabu ini turun dari pesawat. Jadi barang ini berasal dari Pekanbaru, transit di Surabaya dan diteruskan ke Makassar," kata Suprianto saat jumpa pers, Sabtu (13/4/2019).

Pelaku menyembunyikan sabu di alas sepatu yang dipakainya. Ia membagi menjadi dua bungkus dengan berat masing-masing 250 gram.

Terang-terangan Mendukung Jokowi, Bima Arya Siap Dipecat PAN

Cara ini dipakainya agar tidak terdeteksi sinar X-ray di bandara. Menurut polisi, Iden sudah tiga kali membawa sabu seberat 500 gram ke Makassar.

Setiba di Makassar, Iden dituntun membawa sabu ini ke sebuah hotel di Makassar dan setelah menemui seseorang di hotel tersebur, ia dipesankan tiket untuk pulang.

Setiap melakukan pengiriman, Iden mendapatkan keuntungan sebesar Rp 10 juta. "Ini sudah ketiga kalinya. Dua kali pengiriman sebelumnya berhasil lolos dengan berat yang sama," imbuhnya.

Iden disangkakan pasal 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.

Iden yang dua kali berhasil membawa narkoba tanpa terdeteksi pihak otoritas pengamanan di bandara kmembuat polisi menelusuri pemasok barang narkoba tersebut.

Kompol Supriatna mengungkapkan, Iden membawa sabu ini atas perintah seseorang yang berada di Sukabumi, Jawa Barat yang berinisial E.

Dari situ ia diperintahkan ke Pekanbaru untuk menemui seseorang dan mengambil narkoba tersebut.

"Ini terkait dengan jaringan yang berhasil kami ungkap di Makassar beberapa waktu lalu, dengan barang bukti seberat 3 kilogram yang kita amankan di sebuah hotel di Makassar," kata Suprianto.

Setelah tiba di Makassar, Iden menemui seseorang berinisial I di salah satu hotel di Makassar dan menyerahkan narkoba itu. Namun, Iden mengaku tidak mengenal siapa pria I yang ditemuinya itu.

"Makanya kita masih dalam tahap penyelidikan untuk kita bongkar jaringan ke atasnya apakah jaringan ini jaringan nasional atau jaringan internasional," pungkas Suprianto. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved