Bawaslu Kabupaten TTS Kirim Surat Ke Parpol Untuk Tertibkan APK

seluruh Parpol dan Caleg bisa melakukan penertiban APK secara mandiri dan tidak melakukan kampanye pada masa tenang.

Bawaslu Kabupaten TTS Kirim Surat Ke Parpol Untuk Tertibkan APK
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Ketua Bawaslu Kabupaten TTS, Melky Fay 

Bawaslu Kabupaten TTS Kirim Surat Ke Parpol Untuk Tertibkan APK

POS-KUPANG.COM|SOE -- Bawaslu Kabupaten TTS telah mengeluarkan surat kepada partai politik (Parpol) untuk melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) sebelum memasuki masa tenang 14-16 April mendatang. Selain itu, segala aktifitas kampanye Parpol dan Caleg tidak diperkenankan selama masa tenang tersebut.

Ketua Bawaslu Kabupaten TTS, Melky Fay mengatakan, surat himbau terkait penertiban APK dan larangan berkampanye selama masa tenang sudah dikirimkan kepada Parpol. Ia berharap, seluruh Parpol dan Caleg bisa melakukan penertiban APK secara mandiri dan tidak melakukan kampanye pada masa tenang.

" Masa kampanye sudah berlangsung sejak 23 September 2018 dan akan berakhir pada 13 April 2019. dan terhitung mulai tanggal 14 April hingga 16 April merupakan masa tenang. Oleh sebab itu, kita berharap, Parpol dan Caleg bisa menertibkan APK nya sebelum tanggal 14 April dan tidak melakukan segala bentuk kampanye selama masa tenang, " ungkap Melky didampingi Ketua Divisi SDM dan Organisasi, Bawaslu Kabupaten TTS, Demetris Pitai, Sabtu (13/4/2019) di kantor sekertariat Bawaslu Kabupaten TTS.

Ketika disinggung terkait temuan pelanggaran pemilu, Melky mengaku, pihaknya baru menemukan satu pelanggaran ketidak netralitas ASN atas nama, Maksi Tule pegawai pada Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten TTS.

Panwaslu Aesesa Adakan Bimtek Bagi Panwas TPS

BRI Panen Hadiah Simpedes Periode Kedua, Ini Total Hadiahnya

Mengenang Kisah Sengsara Yesus, Paroki Sang Penebus Waingapu Gelar Prosesi Jalan Salib Hidup

Hasil temuan penindakan tersebut sudah disampaikan kepada komisi ASN dan komisi ASN sudah menjatuhkan sangsi peringatan kepada yang bersangkutan. Sedangkan pelanggaran lainnya hanya bersifat administratif.

" Pak Maksi ini tertangkap melakukan kampanye buat sang istri yang maju sebagai Caleg dari Partai Nasdem. Beliau beralasan karena istrinya maju makanya ia dukung berkampanye. Ia bahkan menyebut keduanya sudah seperti kuku dan daging," ujar Melky.

Melky menghimbau kepada para ASN dan perangkat desa untuk bersikap netral dalam pelaksanaan pemilu. ASN memiliki hak suara tetap harus bersikap netral dengan tidak berkampanye untuk partai atau Caleg tertentu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved