Tim UPT Pendapatan Daerah NTT Sisir Tagihan PKB di Semau

Tim UPT Pendapatan Daerah Provinsi NTT Wilayah Kabupaten Kupang, bekerja ekstra keras dalam rangka penagihan pajak kendaraan bermotor (PKB).

Tim UPT  Pendapatan Daerah  NTT Sisir Tagihan PKB di Semau
POS-KUPANG.COM/ Edy Hayong
Kegiatan penagihan PKB oleh tim UPT Pendapatan Daerah Provinsi NTT Wilayah Kabupaten Kupang di Semau, Kamis (11/4/2019) 

Tim UPT  Pendapatan Daerah  NTT Sisir Tagihan PKB di Semau

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I OELAMASI-Tim UPT Pendapatan Daerah Provinsi NTT Wilayah Kabupaten Kupang, bekerja ekstra keras dalam rangka penagihan pajak kendaraan bermotor (PKB).

Upaya yang dilakukan adalah tidak menunggu di tempat tetapi menyisir semua kecamatan dan saat ini fokus perhatian dua kecamatan di Pulau Semau.

Kepala  UPT. Pendapatan Daerah Provinsi NTT Wilayah Kabupaten Kupang Yohanes Boro Hali, SE yang didampingi Kasubag Tata Usaha Oktavianus Mare, SS, kepada Wartawan di Babau, Jumat (12/4/2019) mengatakan, masyarakat Pulau Semau sangat taat dalam membayar PKB. Hal ini terlihat dari tingkat antusiasme masyarakat di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Semau dan Semau Selatan pada saat pelaksanaan pelayanan PKB  tanggal 10-11 April 2019. 

Live Streaming Debat Capres, Jokowi vs Prabowo, Saksikan Siaran Langsung Debat Kelima Pilpres 2019

Antusias warga ini, kata Boro Hali, karena koordinasi sebelum pelaksanaan kegiatan melalui pemerintah kecamatan, kepala desa, para tokoh agama dan tokoh masyarakat sehingga mereka menyebarluaskan informasi kepada masyarakat pemilik kendaraan bermotor untuk memanfaatkan kesempatan ini.

Adapun kegiatan pelayanan yang dilakukan yakni, melunasi pajak kendaraan, pengurusan bea balik nama kendaraan, dan menyampaikan informasi tentang kondisi kendaraan kepada petugas pada saat kegiatan pelayanan di lapangan.

"Selama kegiatan pelayanan di Pulau Semau,  kurang lebih 55 unit kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat yang melunasi dan melaporkan kondisi kendaraan yang dimiliki. Harapan kita ke depan adalah dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah kecamatan, para kepala desa dan lurah, tokoh agama dan tokoh masyarakat dan semua pihak serta masyarakat pemilik kendaraan bermotor terus menyampaikan informasi tentang sadar pajak kepada seluruh masyarakat, sehingga tidak ada lagi kendaraan yang tertunggak pajak," harapnya.

Wakapolda NTT Kagumi Keindahan Kampung Adat Bena di Kabupaten Ngada

Ditambahkannya, langkah yang dilakukan ini sesuai harapan bersama menuju masyarakat yang taat, sadar dan pintar pajak. Harapan dan cita-cita  bersama yaitu tahun 2023 PAD Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah sebanyak Rp 3 triliun dapat tercapai.(*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved