Halimah Akui Semua Nelayan dan Penjualan Ikan Buang Sampah ke Laut 

Kehadiran personil Lanal Maumere, Kodim Sikka, Polres Sikka dan Basarnas Maumere, Jumat (12/4/219) pagi tak disangka oleh Halimah dan pulu

Halimah Akui Semua Nelayan dan Penjualan Ikan Buang Sampah ke Laut 
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A
Bakti sosial   yang diprakarsai  Pangkalan TNI  AL (Lanal) Maumere di TPI  Maumere, Pulau  Flores,  Propinsi NTT, Jumat   (12/4/2019). 

Laporan  Wartawan  Pos-kupang.com,  Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Kehadiran personil  Lanal Maumere, Kodim Sikka,  Polres  Sikka dan  Basarnas Maumere, Jumat   (12/4/219) pagi tak   disangka   oleh Halimah  dan  puluhan pengecer  ikan di Tempat Pendaratan  Ikan  (TPI)  Maumere di  Pulau  Flores,  Propinsi Nusa Tenggara  Timur   (NTT).

Sudah   tahunan ia   berjualan ikan di  TPI.   Namun   baru kali ini, dia menemukan  aparat  TNI dan polisi  datang ke  lokasi membersihkan sampah di  TPI. 

Kantong plastik  es atau  tas kresek  yang sekian  lama  ditinggalkan dipungut  dan diangkut dengan  truk  sampah  dibuang ke Tempat Pembuangan  Akhir  (TPA)  di  Waturia.

“Selama ini  kami semua  yang  jual  ikan di sini  tidak peduli dengan sampah. Habis   jualan,  kalau plastik  sisa  ditinggalkan saja  di tempat jualan. Ada  juga yang  buang ke laut,”  ujar  Halimah.

Ia  mengakui  membuang sampah ke  laut hanya karena kebiasaan yang sering dilakukan oleh para penjual  ikan.  Ia bahkan sering menyaksikan beberapa   penjual ikan sehabis jualan menimba air  laut  membersihkan sempah dan  mengalir  ke  laut.

“Kami   tidak pernah diarahkan buang sampah  plastik  di  tempat sampah.  Tetapi di   TPI tidak  tersedia  tempat sampah,”  ujar  Halimah.  *)

 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved