Bea Cukai Masih Lakukan Penyelidikan Kasus Penyelundupan Rotan ke Timor Leste

im penyidik Bea dan Cukai Atambua masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan penyelundupan rotan ke Timor Leste sebanyak 1.690 ikat

Bea Cukai Masih Lakukan Penyelidikan Kasus Penyelundupan Rotan ke Timor Leste
POS-KUPANG.COM/ TENI JENAHAS
Rotan yang akan diselundupkan ke Timor Leste 

Bea Cukai Masih Lakukan Penyelidikan Kasus Penyelundupan Rotan ke Timor Leste

Laporan Reporter POS-KUPANG COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA- Tim penyidik Bea dan Cukai Atambua masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan penyelundupan rotan ke Timor Leste sebanyak 1.690 ikat (104 ton lebih).

Penyidik belum mengetahui pemilik rotan dan juga pemilik kapal yang mengangkut barang ilegal tersebut dari Pelabuhan Panarukan, Jawa Timur.

Saat ini penyidik Bea dan Cukai hanya mengamankan barang bukti rotan, kapal, nakoda kapal berinisial RF dan AKB sebanyak tujuh orang.

BREAKING NEWS: Bea Cukai Gagalkan Penyeludupan Rotan ke Timor Leste

Kepala Kantor Bea dan Cukai Atambua, Tribuana Wetangterah mengatakan hal itu kepada Pos Kupang saat ditemui di Kantor Pengawasan Bea dan Cukai Atapupu, Kamis (11/4/2019).

Menurut Tribuana, kegiatan kapal KLM Maju Bersama tersebut merupakan pelanggaran di bidang kepabeaan dan dapat dituntut dengan ancaman pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal 102A huruf a UU nomor 17 tahun 2006 tentang perubahan atas UU nomor 10 tahun 1995 tentang kepabeaan dengan amcaman pidana penjara paling singkat satu tahun dan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 5 miliar.

Kegiatan kapal tersebut juga melanggar Peraturan Menteri Perdagangan RI nomor 44/M-DAG/PER/7/2012 yang melarang ekspor bahan baku rotan karena dapat berdampak pada kerusakan hutan dan lingkungan.

Maraknya Kasus Pencurian Kendaraan Bermotor, Polres TTU Tingkatkan Kewaspadaan

Menurut Tribuana, upaya penyelundupan rotan tersebut digagalkan tim patroli laut Kanwil DJBC Bali, NTB dan NTT dalam operasi patroki laut "Jaring Wallacea 2019". Kapal ditangkap saat melintas di perairan sekitar Pulau Kambing, Jumat (5/4/2019) pukul 03.40 Wita. (*).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved