Waspadai Gigitan Rabies, Stok VAR Habis di Sikka

Warga Kabupaten Sikka di Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menghadapi ancaman serius virus rabies. Saat ini, persedi

Waspadai Gigitan Rabies, Stok VAR Habis di Sikka
Pos Kupang/egy moa
Kepala Dinas Kesehatan Sikka, dr. Bernadina Sada Nenu, memberikan bunga dan pamphlet kepada pengendara pada kampanye bahaya TBC, Jumat (24/3/2017) di perempatan Gelora Samador da Cunha, Jalan Gajah Mada,Kota Maumere, Pulau Flores 

Laporan Wartawan  Pos-kupang.com, Eginius  Mo’a

POS-KUPANG.COM,  MAUMERE---Warga  Kabupaten Sikka di Pulau Flores,  Propinsi Nusa Tenggara  Timur   (NTT)  kembali menghadapi ancaman serius   virus rabies. Saat  ini,  persediaan  vaksi anti rabies tidak  tersedia di  semua centre  rabies.

Kejadian ini    ketika  POS-KUPANG.COM,  mendatangi  rabies center di Puskemas  Beru,   Kecamatan Alok  Timur di  Kompleks  Universitas Niusa Nipa  Maumere,  Jalan Kesehatan, Kota  Maumere, Selasa  (9/4/2019) siang.

Petugas kesehatan Puskemas  Beru menyatakan   vaksin  disuntikan gratis kepada pasien sudah  habis sejak beberapa  yang lalu.

“Kami  tidak mendapat kiriman  lagi  dari  Dinas Kesehatan Sikka.Katanya  vaksin  habis,”  ujar petugas ini kepada POS-KUPANG.COM,   Selasa siang.

Ini Jadwal Liga 1 Tahun 2019- Persib Bandung Hadapi Perseru di Laga Pembuka

Dua atau  tiga hari sebelumnya,  lanjut petugas  kesehatan,  ada  juga pasien  gigitan  anjing    minta suntikan  VAR.  Ia  akhirnya mengarakan ke Puskemas Mego di Lekebai, Kecamatan Mego,  30-an  Km  arah  barat Kota Maumere.

”Waktu  di sana ada sisa dua  ampul. Mungkin  juga sudah habis,” katanya.

Di Kota  Maumere, hanya satu tempat  praktek  dokter  yang masih menyediakan  vaksin anti rabies.  Bagi  korban  gigitan anjing, disarankan melakukan  tiga kali santikan  dalam jangka  waktu  tertentu, suntikan pertama dan kedua  berselang  tiga hari dan  ketiga berselang seminggu.   

Kepala  Dinas Kesehatan  Sikka, dr.  Bernadina  Sada Nenu,MPH, demikian  juga Bidang  Peternakan  Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan  Peternakan Kabupaten  Sikka, dikirim pesan  WhatsApp, tak memberi   jawaban sejak  kemarin.  *

    

 


Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved