Soal Pengakuan Bowo Sidik, Ini Klarifikasi Partai Golkar

Partai Golkar memberikan klarifikasi pengakuan tersangka kasus dugaan suap anggota DPR Bowo Sidik Pangarso terkait diminta partai dan Nusron Wahid

Soal Pengakuan Bowo Sidik, Ini Klarifikasi Partai Golkar
KOMPAS.COM
Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily saat ditemui di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta Pusat, Rabu (7/3/2018). 

Soal Pengakuan Bowo Sidik, Ini Klarifikasi Partai Golkar

POS-KUPANG.COM- Partai Golkar memberikan klarifikasi pengakuan tersangka kasus dugaan suap anggota DPR Bowo Sidik Pangarso terkait diminta partai dan Nusron Wahid menyiapkan amplop-amplop 'serangan fajar'.

Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily menepis hal itu.

"Yang jelas Partai Golkar memerintahkan kepada seluruhnya Calegnya untuk menggunakan cara-cara yang tidak melanggar aturan perundang-undangan. Soal strategi di lapangan, tentu setiap orang memiliki caranya masing-masing," tegas Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini kepada Tribunnews.com, Rabu (10/4/2019).

Pengakuan Bowo Sidik: Pak Nusron Wahid Meminta Saya Menyiapkan

Jubir TKN Jokowi-Ma'rif Amin ini pun memastikan 400 ribu amplop milik Bowo tidak ada dikaitkan dengan TKN Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Apalagi dikait-kaitkan dengan kebijakan TKN. Tidak ada TKN membuat kebijakan dan Strategi pemenangan seperti itu," ujarnya.

Untuk itu Partai Golkar menyerahkan seutuhnya kasus Bowo ke proses hukum yang berlaku.

"Yang pasti tidak ada kebijakan resmi seperti itu dari Partai Golkar. Karena Partai Golkar menghormati proses demokrasi yang sehat. Dan itu kan pengakuan dr Bowo, apa itu benar? Selalu ada tendensi seseorang yang OTT, berusaha melibatkan pihak lain," ucapnya.

Nusron Bantah Perintahkan Bowo Sidik Siapkan 400 Ribu Amplop Serangan Fajar

Di tempat berbeda, Politikus Golkar Nusron Wahid juga membantah telah menyuruh Bowo Sidik Pangarso untuk menyiapkan 400 ribu amplop untuk serang fajar. Sebelumnya Bowo Sidik mengaku diminta Nusron menyiapkan amplop tersebut.

"Tidak benar," kata Nusron singkat kepada Tribunnews, Selasa, (9/4/2019).

Halaman
12
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved