Seorang Gadis di China Ditangkap Polisi Akibat Pakai Rok Mini dan Syal Merah

Seorang gadis di China Ditangkap Polisi akibat pakai rok mini dan syal merah

Seorang Gadis di China Ditangkap Polisi Akibat Pakai Rok Mini dan Syal Merah
KOMPAS.com/SCMP
Dalam foto yang diambil dari sebuah video ini terlihat gadis itu mengenakan syal merah yang dianggap sebagai lambang revolusi di China. 

Seorang gadis di China Ditangkap Polisi akibat pakai rok mini dan syal merah

POS-KUPANG.COM | BEIJING - Kepolisian di wilayah tenggara China menangkap seorang perempuan karwna "mencemari para pahlawan nasional".

Perempuan itu ditangkap setelah muncul dalam video mengenakan pakaian cerah dan terbuka" serta syal Pemuda Perintis.

ASN di NTT Diwajibkan Kenakan Kain Tenun Dua Kali Seminggu, Selasa dan Jumat

Video perempuan bermarga Tang itu memperlihatkan dia sedang mencari ikan di sebuah ladang berlumpur di provinsi Sichuan. Video tersebut diunggah ke situs Kuaishou.com.

Dalam salah satu video, yang menurut polisi menarik 3 juta penonton, Tang mengenakan blus merah, rok mini putih, dan syal merah yang biasa digunakan anggota Partai Komunis berusia di bawah 14 tahun.

Ini Dia Dua Tersangka Kasus Penipuan Bos Maspion Oleh Eks Wagub Bali Diperiksa

Kepolisian wilayah Rong di Sichuan mengatakan, Tang secara sengaja mengenakan pakaian "terbuka dan cerah" untuk meningkatkan penonton videonya.

Dia juga melanggar Undang-undang Pahlawan dan Martir yang berlaku Mei tahun lalu karena mengenakan syal merah itu.

"Perilaku Tang amat mencemari lambang syal merah yaitu untuk para patriot, penghormatan untuk para perintis, dan sentimen patriotik rakyat. Perilakunya memberi dampak sosial yang buruk," demikian kepolisian.

Polisi akhirnya mengganjar Tang hukuman kurungan 12 hari dan denda 1.000 yuan atau sekitar Rp 2,1 juta.

Sementara pria yang merekam video tersebut dibebaskan setelah mendapatkan peringatan keras.

Sejak Undang-undang Perlindungan Pahlawan, yang ditujukan untuk mencegah pelecehan terhadap lambang-lambang revolusi, diberlakukan tahun lalu banyak kontroversi terkait syal merah.

Pada Agustus tahun lalu, sebuah perusahaan properti harus meminta maaf setelah mencetak iklan di atas syal merah yang dikirimkan ke sebuah seolah di Heze, provinsi Shandong.

Selain itu, sang kepala sekolah juga menerima peringatan dari partai terkait insiden itu. Beberapa bulan sebelumnya, perusahaan pembuat obat perangsang juga meminta maaf setelah mantan bintang porno Jepang Sora Aoi mengenakan syal merah dalam sebuah acara perusahaan itu. (Kompas.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved