Bawaslu Sumba Tengah Deklarasi Desa Percontohan Tolak Politik Uang dan Hoax

Dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ke-11, pihak Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah mengelar sejumlah kegiatan

Bawaslu Sumba Tengah  Deklarasi Desa Percontohan Tolak Politik Uang dan Hoax
POS-KUPANG. COM/ISTIMEWA
DEKLARASI---Deklarasi tolak politik uang, hoax, politisasi Sara & ujaran kebencian. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU---Dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ke-11, pihak Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah mengelar sejumlah kegiatan yakni kegiatan Deklarasi Desa Percontohan Tolak Politik Uang, Hoax, Politisasi Sara dan Ujaran Kebencian. Selain itu, melouncing Website perdana Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah.

Kegiatan itu berlangsung di Aula Puspas Katiku Loku, Waibakul, Sumba Tengah, Selasa (9/4/2019).

Kordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Komisioner Bawaslu Kabupaten Sumba Tengah, Yermias Umbu Yagu S. Sos menyampaikan itu melalui rilis yang dikirim kepada POS-KUPANG.COM di Waingapu, Rabu (10/4/2019) pagi.

Yermias juga menjelaskan, selain dalam rangka menyambut HUT Bawaslu ke-11, tujuan kegiatan itu juga tidak terlepas, sebagai salah satu pencegahan pelanggaran serta mendorong peran partisipatif masyarakat dan stakeholder untuk berperan aktif dalam terwujudnya Pemilu tahun 2019 yang berkualiatas di Kabupaten Sumba Tengah.

Waspadai Gigitan Rabies, Stok VAR Habis di Sikka

Yermias juga menjelaskan, dalam Deklarasi Desa Percontohan Tolak Politik Uang, Hoax, Politisasi Sara dan Ujaran Kebencian, dari 65 Desa yang ada di Kabupaten Sumba Tengah, 8 Desa diantaranya yakni Desa Malinjak, Dasa Elu, Dameka, Umbu Riri, Wairasa, Mata Waikajawi, Kabela Wuntu, dan Anakalang menajadi perwakilan.

"Jadi dalam Deklarasi itu juga Desa berkomitmen untuk turun Patroli Minggu tenang bersama Bawaslu Kabupaten setempat sampai penyelenggara pengawas Ethok tingkat bawa,"tambah Yermias.

Yermias juga berharap agar melalui deklarsi tersebut tidak ada pelanggaran dalam Pemilu yang jatuh pada tanggal 17 April 2019, sehingga Pemilu di Kabupaten Sumba Timur dapat berjalan Sukses.

Lanjut Yermias terkait launching perdana Website KPU Sumba Tengah juga bertujuan untuk memperluas informasi kegiatan jaringan kelembagaan, serta masyarakat mudah mengakses perkembangan aktifitas Bawaslu. Selain itu, dengan adanya website itu juga untuk keterbukaan informasi lembaga terhadap publik. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved