Ingin Lihat Jokowi, Nenek Antonia Nyaris Pingsan Karena Kerumunan Masa Pendukung Jokowi

Wajah Antonia Ai Tupa terlihat pucat, ia terkulai lemas bermandikan keringat di sekujur tubuhnya, Senin (8/4/2019) siang.

Ingin Lihat Jokowi, Nenek Antonia Nyaris Pingsan Karena Kerumunan Masa Pendukung Jokowi
POS KUPANG/GECIO VIANA
Antonia Ai Tupa (kanan) dan Maria Amfotis (kiri) saat berada di pinggir Lapangan Sitarda dalam kampanye akbar capres nomor urut 01, Ir Joko Widodo, Senin (8/4/2019) siang. 

Ingin Lihat Jokowi, Nenek Antonia Nyaris Pingsan Karena Kerumunan Masa Pendukung Jokowi

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Wajah Antonia Ai Tupa terlihat pucat, ia terkulai lemas bermandikan keringat di sekujur tubuhnya, Senin (8/4/2019) siang.

Nenek berusia 63 tahun asal Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang ini duduk terdiam dan menghela nafas usai dibawa seorang petugas ke pinggir lapangan Sitarda Kelurahan Lasiana, Kota Kupang.

Saat itu, Calon Presiden (Capres) nomor urut 01, Ir Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi melakukan kampanye akbar di lapangan Sitarda, Kota Kupang.

Di pinggir lapangan, nenek Antonia dibantu seorang wanita paruh baya, Maria Amfotis (43) yang kebetulan mengenalinya. Maria membantu membuka sepatu dan mengipasi tubuh Antonia menggunakan sobekan dus air mineral.

KPU Malaka Masih Kurang 2.000 Surat Suara

Bakal Ada Stadion Cristiano Ronaldo di Portugal

Amerika Serikat Terbitkan Larangan Masuk untuk 16 Warga Arab Saudi

VIDEO: Cara KPU Kota Kupang Lakukan Packing Logistik Pileg Dan Pilpres 2019

Saat ditemui POS-KUPANG.COM, nenek ini mengaku hampir nyaris pingsan karena kerumunan masa pendukung Jokowi.

Saat itu, Antonia berada di depan panggung dan ketika Presiden Jokowi membagikan topi miliknya, ia terdesak oleh kerumunan masa dan mengaku sulit bernapas. Apalagi cuaca siang itu cukup terik.

"Beta (saya) tadi dapat dorong sampai di depan, beta di tengah orang banyak, beta su (sudah) mau mati. Beta hanya teriak, aduh Tuhan tolong e," kisahnya.

Antonia mengaku, kehadirannya dalam kampanye tersebut merupakan inisiatif pribadi.

Walaupun nyaris pingsan, nenek Antonia tidak mempersoalkan. Baginya, hal terpenting adalah bisa melihat secara langsung Presiden Jokowi dan mengucapkan terima kasih atas dukungannya selama ini untuk Provinsi NTT.

"Dari rumah mau ketemu pak Jokowi dan ibu. Karena sudah datang berapa kali belum ketemu. Masa datang di rumah sendiri sonde (tidak) bisa ketemu," katanya

"Terima bapak Jokowi selalu perhatikan kami NTT. Ini kan sudah datang 8 kali. Kami senang sekali karena sudah membangun NTT," tambah Antonia.

Sementara itu, rekannya, Maria Amfotis mengungkapkan, dirinya sejak pagi telah hadir di lapangan Sitarda Kota Kupang.

Jika berkesempatan bertemu Presiden Jokowi, lanjut Maria, dirinya juga ingin mengucapkan terima kasih atas bantuan rumah yang telah didapatkannya dalam masa kepemimpinan Presiden Jokowi.

"Kenapa saya datang, karena dari semua presiden yang ada, baru di Presiden Jokowi saya dapat bantuan rumah. Rumah Sudah berdiri dan saya sudah tinggal" kata warga Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang ini.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved