Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UKAW Siapkan Mahasiswa Berwirausaha Bidang Pariwisata

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang terus membekali mahasiswanya dengan berbagai keterampilan

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UKAW Siapkan Mahasiswa Berwirausaha  Bidang Pariwisata
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI.
Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UKAW menyerahkan cindreamata kepada Wayan Darmawan di Kampus UKAW, Selasa (9/4/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang terus membekali mahasiswanya dengan berbagai keterampilan dan ilmu pengetahuan agar mampu bersaing di dunia kerja dan usaha.

Kali ini para mahasiswa dari dua Program Studi FPIK, Manajemen Sumber Daya Perairan dan Teknologi Hasil Perikanan diberikan kuliah umum tentang 'Kebijakan Pengawasan di Bidang Perikanan dan Kelautan serta Pengembangan Sektor Pariwisata sebagai Pre Mover Ekonomi di NTT'.

Kuliah umum tersebut digelar di Aula Kampus, Selasa (9/4/2019). Materi kuliah umum diberikan oleh Hedhi Sugrito Kuncoro, S. Pi, Ari Wawasto, S. Pi, M. Si dan Kadis Pariwisata Provinsi NusaTenggara Timur, Ir. Wayan Darmawan, MT.

Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Umbu Dawa ditemui POS-KUPANG.COM, di sela kuliah umum tersebut mengatakan, pariwisata di NTT potensial menciptakan lokus kerja baru. Untuk itu FPIK gencar mempersiapkan mahasiswanya agar mampu memanfaatkan peluang di bidang pariwisata.

Siap Meluncur Hingga Varian 2000cc, Ini Lho Harga Hyundai Kona di Indonesia?

"Pariwisata di NTT sangat beragam dan juga punya keterkaitan dengan perikanan. Misalnya kuliner-kuliner ikan dan sebagainya. Nah dalam hal ini kita harus siapkan mahasiswa secara baik, membekali mereka dengan keterampilan dan ilmu pengetahuan agar mereka bisa membaca dan memanfaatkan peluang yang ada," ungkapnya.

Dengan begitu, kata Umbu, lulusan yang dihasilkan FPIK memiliki bekal atau kemampuan yang cukup untuk berkreativitas di dunia kerja atau dunia usaha.

"Kalau mereka punya kemampuan dan keahlian yang bagus tentunya mempermudah mereka untuk menghasilkan sesuatu, bisa mendapatkan pekerjaan atau bahkan bisa menciptakan lapangan kerja," jelasnya.

Di FPIK, lanjutnya, ada mata kuliah Wirausaha Perikanan yang tidak saja memberikan pengetahuan dasar tetapi juga memberi kesempatan kepada para mahasiswa untuk menghasilkan produk-produk pengolahan perikanan untuk proses pengembangan ke depan.

Sementara itu, Ir. Wayan Darmawan MT, dalam pemaparan materinya menegaskan, mempersiapkan Sumber Daya Manusia merupakan proses penting yang harus dilaksanakan secara serius. "Ada banyak sekali potensi pariwisata di NTT yang kalau dimanfaatkan secara baik dan cerdas akan meningkatkan ekonomi kita. Namun kita harus ingat bahwa semua itu harus didukung dengan SDM yang baik," ungkapnya.

Ari Wawasto, S. Pi, M. Si menjelaskan, mahasiswa FPIK harus berani berwirausaha. "Orang cenderung memilih menjadi PNS, padahal mahasiswa FPIK punya banyak sekali pilihan di dunia kerja dan dunia usaha, hanya bagaimana kita secara serius mengoptimalkan pengetahuan dan keterampilan yang kita peroleh dan ditunjang dengan kemauan dan tekad yang kuat," tegasnya.

Sedangkan, Hedhi Sugrito Kuncoro, S. Pi, menyoroti bagaimana kepedulian mahasiswa FPIK dalam menjaga dan memelihara kekayaan alam, dalam hal ini kelautan sehingga bisa terpelihara secara baik dan memberikan manfaat kepada masyarakat. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved