Polisi Serahkan Berkas Kasus Penikaman ke Kejari TTU

Berkas kasus penikaman tersebut telah dinyatakan lengkap dan akan diserahkan oleh penyidik Polres Kabupapaten TTU

Polisi Serahkan Berkas Kasus Penikaman ke Kejari TTU
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Kasat Reskrim Polres Kabupaten TTU, Iptu Ricky Dally, S.H 

Polisi Serahkan Berkas Kasus Penikaman ke Kejari TTU

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Pihak penyidik Polres Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) akan menyerahkan berkas perkara kasus penikaman hingga meninggal dunia ke Kejaksaan Negeri TTU.

Berkas kasus penikaman tersebut telah dinyatakan lengkap dan akan diserahkan oleh penyidik Polres Kabupapaten TTU ke Kejaksaan Negeri Kabupaten TTU.

Hal itu disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Kabupaten TTU, Iptu Ricky Dally, S.H kepada Pos Kupang yang ditemui di ruang kerjannya, Senin (8/4/2019).

Ricky mengatakan, berkas kasus penikaman mahasiswa asal Belu itu akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten TTU setelah penyidik Polres TTU melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi.

"Semua saksi sudah kita periksa dan total semua yang sudah kita periksa ada empat orang. Mungkin besok sudah tahap satu ke Kejaksaan," ungkapnya.

Ricky mengatakan, dengan menyerahkan berkas tersebut pihaknya tinggal menunggu petunjuk dari Kejaksaan Negeri Kabupaten TTU untuk dilengkapi.

Ini yang Jadi Strategi Jokowi dan Prabowo di Babak Final 17 April 2019

Seramnya Jalur Lingkar Luar Kota Maumere, Puluhan Listrik Tenaga Matahari Padam

Ketua KPU Nagekeo: Mari Berbondong-bondong Datang ke TPS

"Tapi kalau memang semuanya sudah lengkap berkasnya, tinggal serahkan tahap duannya," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Jefrianus Fahik, salah seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kabupaten TTU melakukan penikaman kepada korban atas nama Mario Krisandi Seven Bere.

Akibatnya, korban mendapat dua luka tusukan serius sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Belu untuk mendapatkan pertolongan medis.

Pada saat itu, pelaku melakukan penikaman menggunakan sebila pisau kepada korban sehingga mengenai pada bagian perut sebanyak dua kali hingga menembus lambung.

Teman korban kemudian melaporkan kejadian penikaman tersebut kepada pihak Polres TTU guna diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Meskipun telah dilarikan ke RSUD Belu dan mendapatkan perawatan medis, nyawah korban tak dapat diselamatkan. Korban kemudian menghembuskan napas terakhirnya sekira pukul 04.00 wita di rumah sakit tersebut. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved